in

3 Jenis Bisnis Waralaba Makanan Jepang yang ada di Indonesia

Bisnis masakan jepang di Indonesia

Saat ini masakan Jepang menjadi salah satu daya tarik kuliner yang begitu booming. Hampir berbagai kota besar banyak bermunculan rumah makan yang menghadirkan menu masakan Jepang. Tingginya pecinta masakan Jepang membuat bisnis makanan ini makin diperhitungkan.

Pangsa pasar  masakan Jepang yang terbilang bagus dan sangat tinggi membuat bisnis masakan dan ini menjadi salah satu bisnis yang fenomenal. Jika anda tertarik dengan bisnis masakan Jepang, berikut adalah 3 jenis waralaba makanan Jepang yang ada di Indonesia:

1. Okonomiyaki

Okonomiyaki adalah cemilan khas Jepang dengan bahan tepung racikan yang dicampur dengan air ditambah kol, telur ayam, dan makanan laut lainya, kemudian dimasak di atas penggorengan yang datar, di jepang penggorengan ini disebut teppan.
Okonomiyaki itu salah satu cemilan teppanyaki yang bisa dimakan sebagai cemilan ataupun bisa ditambah juga dengan nasi putih, okonomiyaki juga mempunyai arti, okonomi berarti “suka-suka” (yang diinginkan) dan yaki berarti “panggang”, Sesuai dengan sebutannya, topping okonomiyaki bisa disesuaikan dengan selera orang masing-masing, alias suka suka.

Baca Juga  5 Tips Aman Investasi di PAMM Forex

2. Takoyaki

Takoyaki biasanya dijual sebagai jajanan di pinggir jalan untuk dinikmati sebagai cemilan. takoyaki biasa dijual dalam bentuk set dengan 1 set berisi 4 hingga 10 buah takoyaki, takoyaki itu berbentuk bulat yang didalamnya biasa diisi dengan daging gurita, crab stick, sosis dan lain-lain, takoyaki itu terbuat dari terigu racikan khusus yang dicampur dengan air, dan juga dimasak dengan pan khusus takoyaki, takoyaki dimakan dengan menggunakan tusuk gigi, tapi di Tokyo dimakan dengan menggunakan sumpit sekali pakai. Penjual takoyaki selalu memberikan 2 batang tusuk gigi untuk satu orang, karena takoyaki yang ditusuk dengan sebatang tusuk gigi bisa berputar-putar sewaktu diangkat dan jatuh sebelum masuk ke mulut.

3. Onigiri

Onigiri adalah nasi yang dipadatkan sewaktu hangat sehingga berbentuk segitiga atau bulat. Saat ini juga banyak onigiri yang dibentuk tokoh-tokoh kartun yang lucu dan unik. Biasanya Onigiri juga dijual di toko kelontong dipinggir jalan. Nasi yang digunakan untuk membuat onigiri sebaiknya beras yang memiliki kadar kanji tinggi seperti beras Jepang (Oryza sativa ssp. japonica) yang berbeda dari beras yang dimakan di negara-negara Asia Tenggara adalah beras Asia (Oryza sativa var. indica). Nasi yang ditanak dari beras Japonica mudah melekat satu sama lainnya sehingga mudah dibentuk menjadi onigiri.

Baca Juga  Nilai Tukar Rupiah Melemah Tipis di Awal Pekan

Nah, itulah 3 waralaba makanan Jepang di Indonesia yang patut anda coba. Namun ingat sebelum memutuskan memulai bisnis waralaba pelajari dulu kesalahan-kesalahan yang harus anda hindari sebelum berbisnis

Baca juga: Kesalahan-Kesalahan yang sering Terjadi dalam Bisnis Waralaba (Part 2)

 

Tinggalkan Balasan

Upaya Penanganan Minyak Tumpah oleh pertamina

Penanganan Minyak Tumpah, Ini Upaya Pertamina

orang introvert dengan kekayaan triliunan

6 Orang Introvert Yang Punya Kekayaan Triliunan