in

Tertarik Tanam Saham di Apple Sampai Microsoft? Begini Caranya!

20 juta untuk beli iPhone atau investasi

Apple 11 sudah launching hari ini, banyak sekali yang membicarakannya di berbagai media sosial. Mungkin bagi kamu seorang investor/trader yang tergiur untuk membeli saham di Apple atau bahkan perusahaan sejenis Microsoft, dikutip dari Kumparan.com, berikut langkah yang bisa kamu ikuti.

Baca juga: Ketika Pasar Saham Bergejolak

Caranya sama saja dengan membeli saham lokal

Sebenarnya dalam melakukan transaksi jual beli saham perusahaan asing sama saja dengan perusahaan lokal. Yang membedakan untuk pembelian saham perusahaan asing terletak pada tempat pendaftarannya. Bisa dilakukan di sekuritas asing yang memiliki (jaringan) ke bursa saham internasional seperti Amerika Serikat (AS), Singapura dan sebagian di Eropa.

“Tidak ada sekuritas (lokal) di Indonesia yang menjual saham perusahaan asing. Sebab selain perusahaan efek atau sekuritas tadi memang tidak memilki jaringan dengan perusahaan saham asing, perusahaan seperti Apple, atau Facebook pun tidak di Bursa Efek Indonesia (BEI),” jelas Ronny P Sasmita Analis Ekonomi BNI Sekuritas, dikutip dari Kumparan.

Baca juga: Bukalapak PHK Ratusan Karyawan, Saham EMTK Anjlok

Baca Juga  Pilihan Saham di Tengah Badai Corona

Datang langsung ke kantor resminya

Ronny juga menambahkan bahwa salah satu contoh sekuritas asing yang menjual saham perusahaan-perusahaan IT ternama yaitu sekuritas JP Morgan. Secara umum cara pembeliannya sama yakni calon investor pemula harus melengkapi form registrasi yang berada di website resmi jpmorgan.com.

Selanjutnya, setelah formulir pendaftaran diisi, maka investor pemula bisa mengunduh aplikasi di Play Store maupun Apple Store. Hal ini dilakukan untuk melanjutkan aktivasi akun berupa user name dan password.

Disamping itu, Ronny menyarankan agar tidak melakukan resgistrasi secara online. Lebih baik dan aman menuju kantor resmi, misalnya Sekuritas JP Morgan Indonesia yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Kavling 52-53, Senayan, Jakarta Selatan. Agar investor pemula bisa bertemu langsung bersama marketing atau staff untuk petunjuk teknis lebih jelas dan lengkapnya.

Untuk dokumen yang perlu disiapkan sama saja ketika ingin membeli saham lokal. Hanya ada satu dokumen sebagai tambahan jika ingin membeli saham asing, yaitu KITAS atau Paspor.

Bagimana? Apakah anda tertarik masuk pasar saham asing?

Baca Juga  Ikuti Cara Baru Investasi Lewat Peer to Peer Lending,Yuk!

Baca juga: Aduh! Salah Satu BUMN Kertas Bangkrut, Berapa ya Utangnya?

Tinggalkan Balasan

Ketika Pasar Saham Bergejolak

Perekonomian Indonesia di Tangan Presiden BJ Habibie

Perekonomian Indonesia di Tangan Presiden BJ Habibie