in

3 Profesi untuk Kalian yang Cerdas Berinvestasi

cerdas berinvestasi
(C) shutterstock

Anda cerdas dalam berinvestasi? jangan sia-siakan keahlian spesial Anda tersebut. Karena dari keahlian tersebut Anda bisa mengumpulkan rupiah bukan hanya melalui investasi, akan tetapi bisa berguna untuk menghasilkan keuntungan dari hasil investasimu saja, melainkan Anda juga bisa menggunakan kecerdasan dan pengalaman berinvestasimu dalam dunia kerja. Berikut ini adalah 3 profesi yang cocok bagi anda yang cerdas dalam berinvestasi

1. Financial Advisor

Semakin hari, biaya hidup semakin meningkat saja. Hal ini bisa menjadi peluang pekerjaan, jika Anda memang pandai dalam berinvestasi dan mengelola keuanganmu. Salah satu profesi yang bisa Anda geluti adalah sebagai Financial Planner atau Financial Advisor dengan memperkaya diri Anda dengan mengikuti kursus atau pelatihan untuk posisi ini.

Anda bisa bekerja di perusahaan investasi ataupun keuangan. Di sana Anda bertugas untuk memberikan arahan atau saran kebutuhan keuangan kepada pihak konsumen atau perusahaan yang menggunakan jasamu.

Jabatan ini bukanlah posisi sembarangan bagi sebuah perusahaan keuangan. Sebab, dibutuhkan sertifikat keahlian dan jenjang pendidikan khusus untuk bisa mengisi posisi tersebut.

Baca Juga  Faktor yang Mempengaruhi Nilai Tukar Mata Uang

Bahkan, jika karirmu dalam bidang Financial Advisor sudah sangat cemerlang. Bukan hal yang mustahil Anda akan menjadi seorang perencana keuangan bagi suatu negara atau perusahaan besar dalam dunia bisnis.

2. Investment Analyst

Kecerdasan yang Anda miliki dalam investasi saham sangat berguna untuk menunjang karirmu untuk posisi ini. Anda bisa memberikan saran terhadap emiten saham yang layak dibeli atau tidak berdasarkan hasil analisamu, baik itu secara fundamental ataupun teknikal di perusahaan sekuritas di mana Anda bekerja.

Tentu saja, hal ini pasti sulit dilakukan oleh orang lain yang belum memiliki pengalaman dan pengetahuan mengenai investasi saham yang baik seperti yang Anda miliki. Oleh karena itu, memilih berprofesi secara full time sebagai Investment Analyst merupakan pekerjaan yang cocok jika Anda suka menghabiskan banyak waktu dengan menganalisa pergerakan nilai saham.

3. Marketing

Pengetahuan mengenai suatu produk yang ingin dijual memang menjadi poin penting bagi seorang Sales, ketika ingin menawarkan produknya kepada calon pembeli. Jika Anda memiliki pengalaman berinvestasi yang sudah banyak dengan berbagai produk investasi, Anda bisa menjadi seorang Marketing Staff seperti di perusahaan investasi, asuransi, dan sebagainya.

Baca Juga  Investor Reksa Dana Mau Beralih ke Saham? Wajib Simak Ini Dulu! (Part 1)

Yang mana, selain Anda memiliki pengetahuan akan produk yang ingin dijual, Anda juga bisa menjelaskan kepada mereka bagaimana cara berinvestasi yang baik dan benar, berdasarkan dari pengalaman berinvestasi yang sudah Anda lakukan sebelumnya. Tentu saja, ini menjadi nilai tambah ketika Anda ingin menawarkan produk keuangan atau investasi kepada calon pelanggan.

 

Sering disingkat juga sebagai MA, Moving Average adalah indikator analisis teknikal yang paling sering digunakan karena bisa dibilang paling sederhana dibandingkan indikator lainnya.

Benarkah Forex Bisnis Investasi Unik?

perawatan mobil

Peroleh 10 Persen Profit Forex Per Bulan