in ,

Pandemik Corona, USD/JPY Disarankan Sell

USD/JPY
USD/JPY

Dengan meningkatnya pandemik Corona yang semakin meluas, pasar pasangan USD/JPY berpotensi melemah pada perdagangan Senin (3/2). Lebih lagi, secara teknis pergerakan harga juga terindikasi masih dalam tren bearish. Berdasarkan data dari Bloomberg, dalam perdagangan akhir pekan lalu terjadi penurunan sebesar 1,55% untuk pasangan USD/JPY.

Efek Pandemik Corona

Lebih lagi, penurunan mingguan Wall Street juga anjlok. Penurunan ini adalah penurunan mingguan terbesar sejak krisis keuangan. Dow Jones Industrial Averages tergelincir 1,38% dalam satu hari, indeks S&P 500 melorot 0.83%, serta Nasdaq Composite berakhir secara moderat. Karena faktor-faktor tersebut itulah permintaan akan aset Safe Haven, seperti Yen Jepang, semakin tinggi.

Di saat yang bersamaan, Gubernur Federal Reserve Jerome Powell pada Jumat (2/28) merilis pernyataan mendadak yang menindikasikan bahwa potensi penurunan suku bunga acuan (FFR) akan terjadi. Powell mengungkapkan bahwa Central Bank akan berperan aksi membantu perekonomian setelah mengiakan bahwa pandemik Corona adalah ancaman untuk ekonomi Amerika dan akan menyebabkan dolar AS semakin melemah.

Baca Juga  5 Keuntungan Bisnis Online, Mulai Mencoba Kuy

Terlebih lagi, reaksi sentimen para investor dipicu laporan bahwa Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sedang memperhitungkan kiat memajukan ekonomi ditengah pandemik virus Corona, termasuk rencana untuk melahirkan paket pangurangan pajak yang ditargetkan. lebih-lebih lagi perkembangan virus Corona sudah semakin luas. Tercatat sudah ada 89.075 kasus di seluruh dunia pada Senin (3/2) pukul 10:23 WIB.

Beberapa negara lain, seperti Selandia Baru dan Nigeria, juga melaporkan infeksi pertama mereka. WHO menyatakan bahwa penilaian resiko dari Covid-19 sudah memasuki tahap global sangat tinggi pada Jumat lalu. Akibatnya, pandemik ini akan menjadi faktor dari sentimen negatif untuk dolar AS dan meningkatnya permintaan Safe Haven pada perdagangan berikutnya.

Secara teknis, pasangan USD/JPY tetap memiliki potensi bearish dalam jangka pendek ini. Indikator Exponential Moving Average (EMA) mengecil dan harga condong ke bawah. Begitu pila dengan Vortex Indicator (VI) menunjukkan sinyal red over blue dan arah kurs memiliki potensi untuk turun. True Strength Indicator (TSI) muncul di figur +3,27 dan mengisyaratkan arah kurs memiliki tendensi untuk turun.

Baca Juga  IHSG Bakal Tembus Batas, Cek Rekomendasi Saham Ini!

 

Broker Dealing Desk, Seperti Apa Itu? (2)

Broker Dealing Desk, Seperti Apa Itu? (2)

harga kurs Rupiah

Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 02 Maret 2020