in

Belajar Bisnis Waralaba (Part 2) – Sejarah Waralaba di Indonesia

sejarah bisnis waralaba dan perkembangannya di Indonesia

Telah dijelaskan pada artikel sebelumnya,  waralaba adalah satu cara mengembangkan usaha diantara beberapa cara bisnis yang lainnya misalnya dengan membuka cabang atau menjalin kemitraan.

Untuk mengetahui yang lebih lengkap, berikut adalah sejarah awal bisnis waralaba dan perkembangannya di Indonesia.

Sejarah Waralaba

Dilansir dari SimulasiKredit Sebelum menjadi marak seperti sekarang, waralaba telah mengalami sejarah yang cukup panjang. Waralaba pada awalnya diperkenalkan sekitar tahun 1950 oleh Isaac Singer. Isaac Singer merupakan pembuat mesin jahit bermerk Singer.

Pada waktu itu, ia ingin untuk meningkatkan penjualannya. Meskipun usaha yang dilakukan Singer gagal, ia merupakan orang pertama yang mengenalkan model bisnis waralaba.

Metode penjualan yang dilakukan oleh Isaac Singer pun ditiru oleh pebisnis-pebisnis lainnya. Mereka yang mengikuti model waralaba Isaac Singer ini disebut telah cukup mencapai kesuksesan.

Salah satu yang pertama mengikutinya yaitu salah satu industri otomotif di Amerika Serikat, General Motors Industry di tahun 1898. Sedangkan salah satu pengikut model bisnis waralaba yang paling sukses yaitu pendiri Coca Cola, John S Pemberton.

Baca Juga  Usaha Sarang Burung Walet? Begini Perhitungan Pajaknya!

Setelah itu, waralaba lebih banyak digunakan untuk bisnis restoran cepat saji seperti McDonalds, A&W, dan lain-lain. Ide awal utama dari waralaba memang membiarkan rekan bisnis untuk menggunakan nama, menu makanan, bahkan logo dan desain yang sama. Ide ini nantinya akan ditukarkan dengan sejumlah pembayaran tertentu.

Hingga kini, model bisnis waralaba terus mengalami perbaikan dan penyempurnaan. Di tahun 1950an, waralaba dapat mencapai 35% dari total usaha ritel yang ada di Amerika Serikat. Bisnis ini cukup diminati karena tidak mengenal diskriminasi dan SARA, serta menjunjung keuntungan bersama.

Perkembangan Waralaba di Indonesia

Sistem waralaba di Indonesia mulai dikenal sejak tahun 1950an. Sistem waralaba yang pertama muncul pada saat itu yaitu munculnya berbagai dealer kendaraan bermotor melalui sistem perjanjian lisensi. Pada 1970-an, waralaba mulai berubah dengan pewaralaba memiliki hak untuk memproduksi sendiri produknya.

Setelah waralaba mulai berkembang, perlu adanya aturan hukum yang mengikat. Oleh karena itu, dibuatlah beberapa aturan hukum mengenai waralaba sebagai berikut:

  • Peraturan Pemerintah RI no 42 tahun 2007 tentang Waralaba
  • Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No. 259/MPP/KEP/7/1997 Tanggal 30 Juli 1997 tentang Ketentuan Tata Cara Pelaksanaan Pendaftaran Usaha Waralaba.
  • Peraturan Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No. 31/M-DAG/PER/8/2008 tentang Penyelenggaraan Waralaba
  • Undang-undang Republik Indonesia No. 14 Tahun 2001 tentang Paten.
  • Undang-undang Republik Indonesia No. 15 Tahun 2001 tentang Merek.
  • Undang-undang Republik Indonesia No. 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang.
Baca Juga  5 Tips Memperoleh Tiket Pesawat dengan Harga Murah

Berkembangnya waralaba juga memicu munculnya asosiasi waralaba, yang dinamakan dengan APWINDO (Asosiasi Pengusaha Waralaba Indonesia ), WALI (Waralaba and Lisence Indonesia), AFI (Asosiasi Franchise Indonesia), dan lain-lain. Selain itu, banyak juga pameran besar yang diadakan untuk mewadahi waralaba yang ada di Indonesia seperti International Franchise and Business Concept Expo, Franchise License Expo Indonesia, dan Info Franchise Expo.

Tinggalkan Balasan

jenis jenis waralaba

3 Jenis-Jenis Waralaba Beserta Contoh

Kontribusi Perempuan melalui E-Commerce