in

3 Jenis-Jenis Waralaba Beserta Contoh

jenis jenis waralaba

Setelah mempelajari pengertian serta sejarah waralaba, kini saatnya kita membahas akan jenis waralaba yang ada di Indonesia, maka akan ada bebera ajenis waralaba yang secara garis besar dibagi menjadi 3 kategori. Berikut pemaparannya dari Dosen Ekonomi

1. Waralaba Menurut Produk atau Kriteria 

A. Waralaba produk

Dalam pembagian jenis-jenis waralaba yang satu ini maka jenis produk yang ditawarkan adalah produk yang berupa sebuah barang yang akan digunakan oleh masyarakat seperti makanan. Ini bisa dicontohkan seperti KFC, Pizza hut, MC Donald dan jenis lainnya.

B. Waralaba jasa

Kebalikan dari waralaba produk, dimana jenis yang satu ini akan memberikan pelayanan dalam sebuah wujud jasa yang bisa digunakan oleh banyak orang mislanya saja studio foto, travel, atau di bidang pendidikan.

C. Waralaba gabungan

Seperti ciri-ciri usaha waralaba ini meurpakan jenis waralaba yang akan menggabungkan jenis waralaba jasa dan produk secara bersamaan.

2. Waralaba Menurut Asalnya

A. Waralaba yang asalnya adalah dari luar negeri

Ini merupakan jenis-jenis waralaba yang mungkin akan lebih disukai oleh masyarakat. Karena mereka memiliki pemikiran segala seuatu yang berasal dari luar negeriu atau barang import memiliki kualitas yang lebih baik ketimbang yang lokalan.

Baca Juga  Bunga Acuan The Fed Katrol Rupiah ke Rp14.160

B. Waralaba berasal dalam negeri

Ini bisa menjadi pilihan terbaik bagi pebisnis yang masih pemula namun ingin mendapatkan keuntungan lebih awal dan cepat. Karena akan lebih mudah dalam bergabung dan tidak perlu terlalu gencar mempromosikan karena sudah memiliki nama tersendiri oleh penggemarnya.

3. Waralaba Menurut IFA

Sedangkan menurut IFA atau International Franchise Association ini ada 4 jenis waralaba yang biasanya menjadi penggolongan untuk wilayah Amerika Serikat yaitu :

A. Product Franchise

Ini merupakan jenis waralaba yang mana produsen memiliki hak untuk mengendalikan secara penuh akan setiap detail ketika hendak mendistribusikan produk yang akan mereka gunakan tersebut.

Orang yang bekerja sama dalam perjanjian kontrak kerja ini akan diperbolehkan menggunakan brand atau nama dari franchise tersebut dengan beragam jenis pembagian keuntungan yang berbeda.

Nantinya, sang pemilik toko atau yang bekerja sama akan memiliki kewajiban untuk membayar sejumlah uang agar bisa menggunakan nama brand tersebut dan melakukan kontrak kerja sama. Misalnya saja sebuah toko yang menjual beragam printer yang memiliki merek tertentu. sehingga pemilik toko dan produsen barang yang memproduksi akan sama-sama diuntungkan.

Baca Juga  Pertanyaan Penting Sebelum Menjalankan Bisnis Baru

B. Manufacturing Franchise

Ini merupakan jenis waralaba yang akan memberikan hak produksi yang kemudian bisa digunakan agar bisa menjual kepada konsumen atau masyarakat. Merek dagang yang digunakan adalah merek waralaba yang sudah memiliki nama dan penggemar tersendiri di dunia industri tersebut.

Biasnaya, jenis waralba yang satu ini lebih banyak ditemukan dalam industri minuman maupun makanan seperti tujuan strategi pemasaran. Seperti ketika seseorang ingin membuka sebuah pabrik dan menggunakan nama atau merk dan brand yang sudah ternama dan memiliki banyak penggemar, mereka hanya perlu meminta izin dan mengikuti prosedur kerja sama yang diberlakukan.

Dengan melakukan kerja sama ini, pabrik baru juga mendapatkan hak untuk mengolah, mencampur dan menggunakan bahan yang akan digunakan sebagai bahan produksi.

C. Business Opportunity Ventures

Ini meurpakan salah satu jenis waralaba yang mengharuskan pengguna atau yang bekerja sama untuk melakukan distribusi atau penyebaran produk ke pada sebuah perusahaan yang ditetapkan. jadi, sang pengusaha akan membayar biaya atau sebagai kompensasi terhadap usaha distribusi atau pemasaran produk yang sudah dilakukan agar bisa melanjutkan usaha tersebut nantinya.

Baca Juga  Harga Emas Antam dan Global Merosot Semua

D. Business Format Franchising

Ini juga merupakan jenis dari wara laba yang nantinya membuat sang pemilik bisnis atau yang bekerja sama dnegan bisnis waralaba untuk menggunakan merk atau nama yang mereka miliki.

Ini adalah salah satu jenis waralaba yang kerap digunakan oleh pebisnis dan cukup populer.  Perusahaan bisanya akan membantu dalam betuk pendanaan atau yang biasa dinyatakan sebagai kompensasi royalti atau sebagian juag menghasukan untuk partnet mereka membeli ketersediaan produk yang dimilikinya.Integrasi bisnis akan sangat berlaku dalam jenis waralaba yang satu ini. Dimana sang pemilik waralaba akan emmberikan beragam hak dan ketentuan yang akan digunakan sebagai partner kerja mereka untuk SOP.

Tinggalkan Balasan

Coba 4 Kebiasaan Ini untuk Mengatur Keuangan Pribadi

sejarah bisnis waralaba dan perkembangannya di Indonesia

Belajar Bisnis Waralaba (Part 2) – Sejarah Waralaba di Indonesia