in

Ikuti Cara Baru Investasi Lewat Peer to Peer Lending,Yuk!

investasi melalui Peer to peer lending

Keuangan yang lancar dan aman merupakan dambaan setiap orang. Untuk itu, finansial merupakan salah satu hal yang menentukan kesehatan mental dan fisik Anda. Berinvestasi merupakan salah satu kemampuan yang penting dipelajari oleh siapa pun. Banyak sekali instrumen investasi yang sudah Anda ketahui, bukan? Contohnya yaitu reksadana atau tabungan deposito. Ada salah satu investasi baru yang mungkin perlu kamu lirik, yaitu peer to peer lending. Dalam investasi ini, ada dua pendekatan yaitu sebagai peminjam atau investor. Kali ini, kita akan membahas dari sisi investor.

Baca juga: Emas Masih Menjadi Investasi Primadona Bagi Perempuan

Apa itu peer to peer lending?

Dilansir dari Womantalk, Peer to peer lending merupakan cara memberikan pinjaman uang kepada individu atau bisnis dan juga sebaliknya secara online. Pada dasarnya, metode ini sangat mirip dengan konsep marketplace online. Bedanya terletak pada komoditi yang disediakan adalah wadah sebagai tempat pertemuan antara investor dengan peminjam. Jadi, boleh dikatakan bahwa P2P Lending merupakan marketplace untuk kegiatan pinjam-meminjam uang.

Baca Juga  4 Investasi Properti Profitable yang Harus Dicoba

Jika dibandingkan dengan meminjam melalui lembaga resmi, seperti bank, koperasi, jasa kredit, dan sebagainya. Dimana lembaga-lembaga tersebut notabene memiliki sistem atau proses yang lebih kompleks. Anda lebih baik meminjam dana dengan dukungan oleh orang-orang awam sesama pengguna sistem P2P Lending dan oleh karena itu disebut “peer to peer”.

Lalu, sebenarnya apa tugas investor di P2P?

Sebagai investor, nantinya Anda memiliki akses untuk menelusuri data-data pengajuan pinjaman di dashboard yang telah disediakan. Anda juga bisa menentukan bunga yang diinginkan serta data mengenai setiap pengajuan pinjaman, terutama data relevan mengenai si peminjam seperti pendapatan, riwayat keuangan, tujuan peminjaman (bisnis, kesehatan, atau pendidikan) beserta alasannya, dan sebagainya.

Jika Anda memutuskan untuk menginvestasikan pinjaman tersebut, Anda bisa langsung menginvestasikan sejumlah dana setelah melakukan deposit. Peminjam akan mencicil dana pinjamannya setiap bulan dan Anda akan mendapatkan keuntungan berupa pokok dan bunga.

Baca juga: Awas! Ada Banyak Investasi Bodong, Simak Cara Cerdas Menghindarinya!

Apakah kelebihan dari P2P?

Kelebihan instrumen ini beberapa diantaranya adalah P2P Lending sudah resmi diatur dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lewat Peraturan OJK nomor 77/POJK.01/2016 dan suku bunga pinjaman yang diterima memiliki nilai yang signifikan, sehingga lebih menguntungkan dibanding deposito atau tabungan biasa.

Baca Juga  Sinyal Golden Cross dan Death Cross

Apakah kekurangan dari P2P?

Sifat P2P yang tidak likuid sehingga Anda harus menunggu dan bersabar untuk mendapatkan untung. Kekurangan lainnya adalah ada kemungkinan bahwa si peminjam akan gagal dalam mengembalikan uang pinjamannya, sehingga dana yang Anda pinjamkan bisa lenyap. Namun hal ini sudah diatasi oleh mayoritas platform ini dengan jaminan yang diberikan kepada Anda sebagai pendana. Namun, sebelum Anda berinvestasi di instrumen apa pun, ada baiknya untuk tidak menggunakan dana darurat. Kalau sudah begini, bukannya kebebasan finansial yang didapat tetapi malah menambah pusing kepala

Tinggalkan Balasan

Hati-hati Investasi Bodong

Awas! Ada Banyak Investasi Bodong, Simak Cara Cerdas Menghindarinya!

kebutuhan tak terduga

Meyiapkan Dana Darurat untuk Kebutuhan Tak Terduga? Begini Caranya!