Switch to the dark mode that's kinder on your eyes at night time.

Switch to the light mode that's kinder on your eyes at day time.

in

Fakta Dibalik Mitos Investasi Saham

Fakta dibalik mitos investasi saham
Tips untuk Mahasiswa Investor Pemula

Berikut ini fakta dibalik mitos yang  sering mengundang salah paham tentang investasi saham. Simak penjelasannya, yuk, agar kamu tidak ikut terjebak dalam pandangan yang keliru mengenai instrumen investasi yang satu ini.

1. Modal Besar

Banyak orang beranggapan berinvestasi saham memerlukan modal besar sehingga mereka mengurungkan niat melakukannya.

Faktanya tidak demikian. Dalam kenyataannya, beberapa perusahaan sekuritas membolehkan nasabah membuka rekening saham dengan modal awal terjangkau, mulai dari ratusan ribu hingga dua juta rupiah.

Bahkan sejak Januari 2015, Bursa Efek Indonesia (BEI) membolehkan minimal pembelian saham sebanyak 1 lot atau 100 lembar saham sehingga masyarakat umum mampu membeli saham dengan modal minimal.

2. Sama Seperti Judi

Mitos ini tentu salah besar. Investasi saham jelas berbeda dengan judi karena membeli saham perusahaan berarti kamu ikut memiliki suatu perusahaan. Nilai perusahaan ditentukan antara lain oleh prospek bisnis, kondisi keuangan internal serta realisasi rencana masa depan perusahaan tersebut.

Baca Juga  Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menulis Deskripsi Produk Toko Online

Karena prospek bisnis dan penghasilan masa depan sebuah perusahaan dapat berubah mengikuti dinamika pasar, maka harga saham pun kerap berfluktuasi atau naik turun.

Sebaliknya, judi hanya memakai insting, berinvestasi saham yang baik dan benar dilakukan berdasarkan analisis yang matang.

Baca juga: TradingFX dan Judi Sama. Benarkah?

3. Bikin Bangkrut

Untuk mulai investasi saham anda perlu manajemen modal yang baik. Jangan gunakan seluruh modal yang kamu miliki untuk trading. Gunakan sebagian kecil terlebih dahulu dan perhitungkan maksimal kerugian yang dapat kamu tanggung. Dengan investasi awal yang tidak terlalu besar kamu sudah bisa memiliki saham-saham perusahaan bagus.

4. Butuh Koneksi Internal Perusahaan Agar Untung Besar

Salah besar jika trader endapatkan informasi dari internal perusahaan mengenai rencana perusahaan ke depan. Hal ini merupakan tindakan ilegal yang dikenal dengan istilah insider trading. Menilai prospek sebuah perusahaan yang ingin kamu beli sahamnya bisa dilakukan dengan membaca hasil laporan para analis terhadap perusahaan terbuka.

5. Saham yang Naik Akan Turun Lagi

Hukum gravitasi tidak berlaku di pasar saham, terutama untuk saham perusahaan dengan fundamental yang sangat bagus. Contohnya adalah saham Telkom dan Unilever yang terus naik sejak go public. Bahkan saham Telkom beberapa kali dipecah harganya atau stock split karena dirasakan terlalu tinggi sehingga usai stock split, investor retail bisa kembali membeli saham Telkom.

Baca Juga  5 Pekerjaan Bidang Marketing yang Patut Anda Coba

Itulah fakta dibalik mitos yang beredar di dunia investasi saham. Sudah saatnya tepis pandangan negatif Anda tentang saham.

Tinggalkan Balasan

Mitos Bursa Efek

Berbagai Mitos Bursa Efek yang Tidak Perlu Anda Percaya

Sukses TradingFX ala Kevin Aprilio

Tips Sukses TradingFX Ala Kevin Aprilio

Back to Top