in ,

Kesalahan Fatal dalam Keuangan Milenial Yang Wajib Dihindari

Kesalahan fatal pada keuangan milenial

Sebelumnya kita sudah membahas masalah utama dalam pengelolaan finansial pada generasi milenial. Selain itu, kita juga sudah membahas nasihat dari para profesional buat milenial dalam mengatur keuangan. Nah, kali ini kita akan membahas mengenai kesalahan-kesalahan fatal dalam mindset milenial mengenai cara mengatur keuangan.

Banyak yang menganggap, karena usia yang masih tergolong muda, generasi milenial justru cenderung dianggap konsumtif dan tak suka bekerja keras. Apakah benar seperti itu?

Keuangan sudah menjadi pusat perhatian bagi para milenial saat ini. Ini sudah masuk ke dalam puncak pikiran dalam hidup mereka. Dilansir dari Covesia, berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menghindari kesalahan mengatur keuangan dan memposisikan dirimu untuk pertumbuhan keuangan.

Baca juga: Simak 5 Masalah Utama Pada Keuangan Milenial!

1. Pentingnya tabungan darurat

Kesalahan pertama dan sering terjadi adalah milenial kurang begitu memperhatikan pentingnya tabungan darurat. Mereka selalu menghabiskan pendapatan yang diperolehnya tanpa terpikir menyisihkannya sebagian untuk tabungan darurat. Perilaku konsumtif memang wajar karena manusia memang membutuhkan beberapa kebutuhan untuk hidup.

Baca Juga  8 Dosa Saat Trading Ini Bikin Dana Ludes!

Karena kita tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan, maka tabungan darurat ini bersifat sangat penting. Hal ini penting untuk disiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk di masa mendatang.

Untuk itu, lebih baik menyisihkan uang tersendiri untuk dana darurat pada rekening terpisah dengan rekening untuk keperluan sehari-hari.

2. Memulai merinci pengeluaran bulanan

Kesalahan kedua ini sering kali terlewatkan oleh kaum milenial, kebanyakan bahkan tidak memperdulikannya. Dalam memenuhi kebutuhan hidup, kamu sebaiknya membuat perencanaan pengeluaran untuk konsumsi setiap bulannya

Dan pada akhirnya, biasanya pada akhir bulan pengeluaran akan melebihi pendapatan alias besar pasak daripada tiang. Bahkan tak sedikit juga yang menimbulkan utang.

Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya, setelah menerima pendapatan kita harus membuat rencana pengeluaran di awal bulan. Dengan cara ini, kita bisa menghitung berapa banyak uang yang harus kamu pisahkan untuk membayar tagihan, utang, kartu kredit, biaya hidup dan biaya lainnya.

3. Hidup Sederhana dan Sepantasnya

Untuk mendukung manajemen keuangan, bisa dimulai dari hal kecil yaitu membeli sesuatu yang diperlukan bukan yang diinginkan. Milenial identik dengan hedonisme dan foya-foya, menuruti apa yang diinginkan untuk mengikuti trend dan semacamnya. Maka dari itu cobalah menahan diri dan tidak menuruti semua keinginan dari hawa nafsu yang ada.

Baca Juga  Financial Freedom: Buatlah Uang Menjamin Hidupmu

4. Rem penggunaan kartu kredit yang berlebihan

Sebelumnya juga pernah dibahas bahwa penggunaan kartu kredit memang sangat memudahkan kita dalam bertransaksi, namun dilain sisi bisa jadi bom bagi keuangan. Memiliki kartu kredit memang seringkali membuat kita terlena dengan membeli barang-barang tanpa terkontrol.

Kamu harus bijak dalam menggunakan kartu kredit. Kita bisa menerapkan penggunaan kartu kredit dengan bijak ini dalam berbagai cara seperti memanfaatkan promo tertentu atau fasilitas cicilan 0%.

Selalu catat penggunaan kartumu tiap bulannya, jika sudah melampaui batas maka tinggalkan kartu kreditmu di rumah agar tidak digunakan lagi.

5. Hilangkan kecemasan untuk mulai investasi

Kesalahan yang harus dihindari terakhir adalah pemikiran bahwa menanamkan modal pada suatu perusahaan bisa berujung kerugian. Kebanyakan milenial takut untuk berinvestasi. Padahal jika kita melakukan riset dan survey terlebih dahulu secara mendalam maka investasi akan membuat keuangan lebih sehat dan terhindar dari perilaku konsumtif.

Baca juga: Tips Menjadi Mompreneur: IRT Merangkap Jadi Pengusaha Sukses

Nah, itu dia lima kesalahan fatal yang harus dihindari oleh milenial dalam mengatur keuangan atau finansial. Mari merubah mindset dan perilaku dari sekarang!

Baca Juga  Investasi emas batangan atau perhiasan. Mana yang Lebih Cuan?

Tinggalkan Balasan

kerajinan tangan

Memulai Bisnis Kerajinan Tangan? Simak Tips Jitu Berikut!

Menkeu berikan anggaran pendidikan dari APBN sebesar 20 persen

Anggaran Pendidikan 2019 492,5 T, Berikut Rinciannya