in

3 Pelajaran Kehidupan Bisnis dari Film Lion King

Film lion king

25 tahun setelah film animasi pertama dirilis, akhirnya versi live action film The Lion King baru saja dirilis di bioskop Indonesia, tepatnya Rabu (17/07/19).

Dilaporkan oleh Forbes.com, pada awal 1990-an, The Lion King membuktikan dirinya sebagai kekuatan yang harus diperhitungkan di box office. Film yang diproduksi oleh Walt Disney Pictures ini meraup  lebih dari USD $ 300 juta selama rilis awal. Selain itu, hingga saat ini Lion King menduduki posisi 42 untuk film terlaris dan teratas sepanjang masa.

Bagi Anda yang sebelumnya pernah menonton film animasi, pasti tidak ketinggalan berita terkait pembuatan ulang film yang sudah pernah rilis pada tahun 1994 lalu. Oleh karenanya, bersiaplah untuk menikmati suguhan computer-generated imagery (CGI), tampilan hasil rekayasa komputer berkualitas tinggi yang membuatnya terlihat lebih nyata.

Film yang disutradarai oleh Jon Favreau ini mengisahkan tentang cara hidup singa kecil bernama Simba yang lahir dan akan menjadi raja kemudian menggantikan ayahnya, Mufasa.

Namun, di balik cerita yang memotivasi ini, ada beberapa nilai bisnis yang bisa Anda pelajari dari film ini. Apa saja nilai – nilai tersebut?

Baca Juga  Yuk, Kenali Keuntungan Lewat Investasi Cendotel !

3 Belajaran Bisnis dari The Lion King Film

Hal-hal Tak Terduga Dapat Terjadi Kapanpun

Banyak hal di dunia dapat terjadi tanpa harapan Anda. Rencana yang telah Anda atur sedemikian rupa tampaknya memiliki kemungkinan gagal di tengah jalan.

Seperti Simba, di mana ia tiba-tiba kehilangan ayah kesayangannya, Mufasa. Kemudian, ia harus menerima bahwa singgasananya diambil dan diasingkan dari rumah. Padahal saat itu ia masih tumbuh dan tidak bisa mendapatkan apa-apa.

Adegan ini tentu bisa menjadi pelajaran bisnis yang berharga bagi Anda, Anda harus fleksibel dalam membuat rencana di masa depan.

Jangan hanya fokus pada satu rencana, karena tidak ada yang salah dengan menyiapkan rencana A, B, dan C untuk dijaga ketika seseorang tidak bekerja. Bekerja keras itu baik, tetapi Anda juga harus bekerja dengan cerdas.

Jangan Menyesali Kegagalan

Pelajaran bisnis berikutnya diambil dari tempat kejadian ketika Simba merasa sangat bersalah dan menyesal. Ketika ayahnya, Mufasa, dibunuh oleh pamannya sendiri, Scar. Ketika Mufasa pergi, maka Simba menyadari bahwa dia seharusnya tidak melakukan itu.

Baca Juga  Kesalahan Fatal dalam Keuangan Milenial Yang Wajib Dihindari

Sama seperti dalam bisnis, ada kalanya Anda mengalami kegagalan yang menyebabkan kerugian. Perasaan kecewa dan sedih tentu akan muncul, tetapi Anda harus tahu bahwa menyesalinya terus-menerus tidak akan mengubah apa pun.

 

Awasi Pergerakan Pesaing

Seperti yang telah diketahui, Scar adalah saudara Mufasa dan paman Simba. Namun, apa yang dia lakukan adalah mengkhianati saudaranya sendiri, bahkan membunuhnya untuk berkuasa.

Apa yang terjadi dalam film The Lion King memberi kita pelajaran bisnis bahwa pergerakan pesaing harus diawasi dengan cermat.

Meskipun tidak selebar Scar, pesaing bisnis memiliki potensi besar untuk membawa pelanggan Anda dan membuat bisnis merugi.

Karena itu, Anda harus selalu waspada karena pesaing akan selalu ingin bisnis mereka lebih sukses daripada bisnis Anda.

Namun, Anda harus bersaing dengan cara yang benar. Anda dapat menganggap pesaing Anda sebagai inspirasi untuk meningkatkan kualitas menjadi lebih baik, bukan sebagai musuh.

Tinggalkan Balasan

Keuntungan Bekerja di Co-working Space untuk Startup

investasi asing

Investasi Asing Terus Didongkrak, Lapangan Kerja Indonesia Tetap Lesu