in

Mengenal Weighted Moving Average (WMA) Sebelum Main Saham

Mengenal Weighted Moving Average (WMA) Sebelum Main Saham

Sebaiknya, Anda mengenal Weighted Moving Average (WMA) sebelum melantai di bursa saham. Dengan mengenal WMA, yang merupakan salah satu jenis dari Moving Average, dapat menjadi pedoman bagi Anda saat bermain saham.

Yang dimaksud dengan Weighted Moving Average bisa dibilang hampir mirip dengan Simple Moving Average (SMA), yang nilainya dihitung dengan menambahkan harga penutupan saham dalam beberapa periode waktu, lalu dibagi beberapa periode waktu tersebut.

Perbedaannya, dalam hal memberikan bobot, Weighted Moving Average menggunakan data yang terbaru. Sama seperti SMA, untuk menghitung Weighted Moving Average, Anda juga harus membuang harga penutupan yang terlama setiap harinya dan menambahkan yang terbaru.

Pada Weighted Moving Average, Anda harus mengalikan faktor untuk memberikan bobot yang berbeda untuk data pada waktu yang berbeda pula. Artinya, dalam sejumlah (n) hari, WMA hari terbaru memiliki berat (n), (n) terbaru kedua -1, dan lain-lain, sampai bobotnya ke satu.

Rumus Menentukan Weighted Moving Average (WMA)

Menentukan nilai Weighted Moving Average tidak bisa sembarangan. Tersedia rumus khusus untuk menentukan nilainya.

Baca Juga  12 Kriteria Jenis Indeks Saham yang Harus Anda Ketahui

Berikut ini rumus menentukan Weighted Moving Average

Mengenal Weighted Moving Average (WMA) Sebelum Main Saham

Contoh Kasus Menghitung Weighted Moving Average

Ada baiknya Anda mencoba mengelesaikan contoh kasus yang dikutip dari Finansialku.com ini untuk memahami bagaimana menghitung nilai Weighted Moving Average. Lewat contoh kasus ini Anda dapat sekalian belajar menghadapi situasi sesungguhnya ketika berada di lantai saham.

Misalnya, dalam waktu 15 hari, harga sebuah saham berturut-turut adalah: 20, 24, 22, 21, 20, 18, 17, 22, 26, 30, 31, 34, 33, 30 dan 28. Dengan perhitungan rumus di atas, dikombinasikan dengan rumus mencari Simple Moving Average, maka nilai WMA-nya diketahui sebagai berikut.

Hari Closing SMA 5 WMA 5
1      20          –            –
2      24          –            –
3      22          –            –
4      21          –            –
5      20          21,4      21,2
6      18          21         20,1
7      17          19,6      18,7
8      22          19,6      19,5
9      26          20,6      21,7
10     30          22,6     24,8
11     31          25,2     27,6
12     34          28,6     30,5
13     33          30,8     32
14     30          31,6     31,7
15     28          31,2     30,5

Baca Juga  Istilah dalam Trading Saham Yang Wajib Diketahui Pemula (Part 3)

Ketika nilai SMA dan WMA-nya sudah Anda ketahui, maka nilai-nilai itu bisa dimasukkan ke dalam grafik sebagai berikut.

Mengenal Weighted Moving Average (WMA) Sebelum Main Saham

Mengenal Simple Moving Average (SMA) Sebelum Main Saham

Mengenal Simple Moving Average (SMA) Sebelum Main Saham

Pengertian dari devisa

Pengertian Dari Devisa Dalam Perdagangan Internasional