in

Teknik Analisa Bandarmologi yang Jarang Dipakai

Mengenal Teknik Analisa Bandarmologi
Trader wanita (C) SHUTTERSTOCK

Selain analisa teknikal dan analisa fundamental, ternyata ada pula Teknik Analisa Bandarmologi yang biasa dipakai investor ritel. Sekadar untuk diketahui, analisa jenis ini hampir tidak pernah dituliskan secara blak-blakan oleh para pakar pasar modal.

Hampir tidak ditemukan buku yang membahas mengenai analisa satu ini. Karenanya, bandarmologi bisa dibilang sebagai ilmu yang eksklusif, berbeda dengan ilmu tentang dua teknis analisa lainnya. Jika ilmu tentang analisa teknikal dan analisa fundamental biasa diajarkan secara cuma-cuma kepada publik melalui seminar atau workshop, maka tak banyak pakar yang mengajarkan analisa bandarmologi ini.

Para pakar menyebut, semakin banyak yang mengetahui ilmu analisa ini, maka semakin sedikit manfaatnya bagi orang yang mengetahuinya. Karenanya, sedikit sekali yang mau mengajarkan ilmu tersebut ke banyak orang.

Menariknya, setiap full time trader dan trader yang berpengalaman yang memutuskan menggunakan teknik analisa ini sedikit banyak akan memakai analisa bandarmologi versinya masing-masing. Hal ini dipengaruhi oleh pengalaman masing-masing trader di pasar modal selama bertahun-tahun.

Baca Juga  Moving Average sebagai Indikator dalam Trading Saham

Butuh proses dan waktu untuk mempelajari teknik analisa satu ini. Selain pengalaman, harus ada upaya untuk menggabungkan satu informasi ke informasi lainnya agar lebih memahami apa yang terjadi di balik pergerakan harga suatu saham. Pengetahuan tentang teknik analisa ini harus terus dikembangkan dari hari ke hari.

Makna Teknik Analisa Bandarmologi

Yang dimaksud Teknik Analisa Bandarmologi adalah teknik analisa saham yang dipakai investor ritel berdasarkan anggapan adanya pihak-pihak tertentu sebagai pemain besar bernama Bandar. Pihak yang disebut pula Market Maker inilah yang dianggap dapat mengendalikan pergerakan harga.

Dalam penelaahan menggunakan teknik ini, biasanya investor melibatkan unsur-unsur tertentu. Yang digunakan antara lain analisa volume bid dan offer yang membentuk harga suatu saham.

Sebelum menggunakan teknik ini, investor harus mengetahui prinsip-prinsip bandarmologi, apa saja pemahaman yang salah yang dimiliki bandar, juga fakta-fakta yang terjadi yang mendukung pemahaman tersebut. Selain itu, Anda harus mengetahui cara mendeteksi pergerakan market maker, di mana metode pendeteksiannya tidak dilakukan melalui pergerakan harga.

Baca Juga  Saham IPO Enaknya Short-Trading atau Long Term Investasi ya?

Dikombinasikan dengan Analisa Teknikal

Teknik Analisa Bandarmologi lebih cocok jika dikombinasikan dengan Analisa Teknikal ketimbang Analisa Fundamental. Sebab, Analisa Bandarmologi cara kerjanya mendeteksi pergerakan Big Player, yang secara tidak langsung menyiratkan ada Big Money, yang berarti Good Information.

Dengan menggunakan analisa satu ini, investor secara tidak langsung akan mendapatkan alasan logis untuk melakukan pembelian. Sebab, Anda secara tidak langsung akan menjadi pengikut bandar yang sedang melakukan pembelian atau penjualan di saham tertentu yang diamati.

Yang menarik, pola pembelian big player ini bisa dipantau secara real time, berbeda dengan informasi fundamental yang umumnya jarang berubah. Karenanya, lewat analisa ini, Anda bisa segera mengambil keputusan dalam kondisi apapun.

bursa asia kembali hijau, bursa as ditutup menguat

Bursa AS Ditutup Menguat, Efek The Fed

wall street meroket

Wall Street Meroket Karena Sentimen Positif