in

Ingin Turun Kelas BPJS? Begini Caranya!

BPJS Kesehatan

Per 1 Januari 2020 nanti iuran BPJS telah sepakat untuk dinaikkan. Hal ini tentu meresahkan banyak kalangan masyarakat. Kenaikan iuran ini terjadi untuk semua kelas, Baik kelas I, kelas II, hingga kelas III. Yang mana kenaikan ini membebani banyak golongan.

Untuk itu, banyak sekali yang berbondong-bondong menurunkan kelas BPJS. Yuk, simak cara turun kelas BPJS berikut ini!

Baca juga: Wacana Pengangkatan Ahok di BUMN, Begini Komentar Dahlan Iskan

Penyebab Kenaikan Tarif BPJS

Tercatat dalam Peraturan Presiden No.75 Tahun 2019, bahwa kenaikan iuran BPJS Kesehatan berlaku bagi peserta bukan pekerja dan Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU).

Alasan dari kenaikan ini berbunyi “Untuk meningkatkan kualitas dan kesinambungan program jaminan kesehatan perlu dilakukan penyesuaian beberapa ketentuan dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.”

Tarif BPJS yang naik hingga 100% merupakan solusi untuk menutup defisit BPJS hingga Rp 77 triliun.

Tarif BPJS yang Baru

Kelas satu ( I ) yang semula bertarif kan Rp 80.000 mengalami kenaikan 100 persen menjadu Rp 160.000. Untuk iuran kelas dua ( II ) mulanya Rp 51.000 mengalami kenaikan hingga 116% atau setara dengan Rp 110.000. Sedangkan kelas tiga ( III ), presentase kenaikannya 65% yang semula Rp 25.500 menjadi Rp 42.000.

Baca Juga  Riwayat BPJS yang Tak Kunjung Sehat

Baca juga: Sudah Hengkang dari Alfamart, Benarkah OVO Juga Pisah dengan Lippo ?

Turun kelas adalah solusi

Naiknya iuran hingga dua kali lipat membuat banyak kalangan memutuskan untuk turun kelas sebagai alternatif solusi. Sayangnya, tidak semua peserta diberi ijin untuk mengajukan turun kelas.

Dikutip dari Simulasikredit.com, menurut situs resmi BPJS Kesehatan, hanya peserta yang sudah terdaftar minimal selama satu tahun saja yang bisa turun kelas. Selain itu penurunan kelas juga harus dilakukan oleh semua anggota keluarga yang terdaftar dalam satu Kartu Keluarga yang sama.

Bagaimana Cara Turun Kelas?

Pertama-tama kamu harus menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan saat mengajukan penurunan kelas BPJS ke lembaga terkait. Yakni Kartu Keluarga, KTP, dan juga fotokopi keduanya.

Baca juga: Gawat! Perekonomian Indonesia Lesu: Daya Beli Menurun

Jika peserta belum melakukan autodebet ke rekening tabungan, maka bawa buku rekening dan siapkan fotokopinya. Mitra bank BPJS Kesehatan antara lain adalah BRI, BNI, BCA, dan Mandiri.

Dikutip dari Simulasikredit.com, ada 5 kanal yang bisa dihubungi untuk mngajukan penurunan kelas:
1. Aplikasi mobile JKN;
2. Nomor telepon BPJS Kesehatan Care Center di 1500 400
3. Mengunjungi Mobile Customer Service BPJS Kesehatan sesuai dengan tempat dan tanggal yang telah ditentukan.
4. Datang ke Mall Pelayanan Publik
5. Mengunjungi Kantor Cabang BPJS Kesehatan terdekat lalu mengisi formulir yang disediakan.

Baca Juga  4 Tips Mengelola Keuangan Ala Jepang

Baca juga: Heboh Investasi Bodong Kampoeng Kurma! Simak Cara Menghindarinya!

Tinggalkan Balasan

berniat menutup kartu kredit

Berniat Menutup Kartu Kredit? Perhatikan Hal-hal Berikut! (Part 2)

Gaji Polisi

Larangan Mengumbar Gaya Hidup di Medsos, Berapa Sebenarnya Gaji Polisi?