in ,

Instrumen Pasar Modal Untuk Investor Pemula

instrumen pasar modal
Picture by Tumisu on pixabay

Ada berbgai macam instrumen pasar modal yang diperdagangkan. Sebelum mempelajari instrumen lebih lanjut ada, baiknya mempelajari dulu apa itu pasar modal. Pasar modal adalah pasar yang diperuntukkan bagi instrumen keuangan jangka panjang yang diperjualbelikan. Instrumen dalam pasar ini ada surat utang atau obligasi, saham, reksa dana instrumen derivatif, dan lain-lain.

Dengan mempelajari jenis instrumen yang ada di pasar modal, investor pemula bisa memilih dengan cermat investasi yang cocok untuknya. Hal ini diperuntukkan untuk mengurangi risiko terjadi salah beli yang mengakibatkan gagal untung. Berikut adalah jenis instrumen yang investor pemula harus tahu menurut diskartes.com.

Instrumen Pasar Modal

  1. Saham. Saham adalah instrumen pasar modal yang paling populer, akan tetapi banyak yang tidak tahu apa itu saham sebenarnya. Menurut Bursa Efek Indonesia (BEI), saham adalah bukti kepemilikan seseorang pada suatu perusahaan. Dengan memiliki surat saham, investor berhak mendapat keuntungan yang dihasilkan perusahaan tersebut. Keuntungan perusahaan tersebut sering disebut sebagai dividen. Selain dividen ada juga keuntungan yang disebut capital gain. Capital gain diperoleh dari selisih harga penjualan saham dan pembelian saham tersebut.
    Akan tetapi, saham memiliki risiko yang cukup besar. Pergerakan pasar saham sangat gampang untuk berubah, bahkan dalam hitungan menit. Oleh karena itu investor harus memiliki ilmu yang cukup untuk berinvestasi saham.
  2. Surat Utang atau Obligasi. Obligasi aalah surat utang yang diterbitkan oleh debitor (perorangan, perusahaan, atau pemerintah). Kita sebagai investor akan mendapatkan kupon atau bunga sebagai keuntungan dalam bertransaksi. Investor juga bisa mendapatkan keuntungan dengan menjual surat modal tersebut. Kupon obligasi juga memiliki keuntungan yang lebih besar daripada bunga deposito. Resiko obligasi tetaplah ada, namun jauh lebih kecil daripada risiko saham dan sangat cocok untuk investor pemula.
  3. Reksa Dana. Reksa dana adalah investasi yang paling aman untun investor pemula. Dalam investasi ini, investor memberikan dana kepada manajer investasi dan manajer akan berusaha mengembangkan uang tersebut. Ada 4 macam reksa dana, yaitu reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran dan reksa dana saham. Tiap reksa dana memiliki keuntungan yang berbeda, oleh karena itu investor harus mempelajari terlebih dulu. Reksa dana juga lebih santai dari saham, akan tetapi investor harus memilih manajer investasi yang bereputasi baik untuk meminimalisir risiko.
  4. Derivatif. Derivatif adalah turunan saham dan obligasi. Pada dasarnya derivatif dipakai oleh manajer investasi untuk melindungi nilai investasi. Nilai investasi dilindungi dari risiko akibat pergerakan nilai tukar rupiah, harga saham, suku bunga, dan lain-lainnya.
Baca Juga  Imbas dari Lesunya Ekonomi Global, Beberapa Emiten Turunkan Target IHSG

Itulah macam-macam instrumen yang wajib diketahui oleh investor pemula. Sudah siap untuk ‘nyemplung’ di pasar modal?

Tips Investasi Untuk Aparatur Sipil Negara

3 Tips Mulai Berinvestasi Untuk Karyawan

Struktur Pasar Forex yang Harus Diketahui Trader

Struktur Pasar Forex yang Harus Diketahui Trader