in

4 Metode untuk mengidentifikasi Tren di Pasar Forex

Metode untuk mengidentifikasi Tren di Pasar Forex

Mengetahui tren pasar di pasar forex adalah kemampuan yang harus dimiliki trader. Tren adalah arah dominan pergerakan harga. Jika harga meningkat, maka trennya adalah naik, dan sebaliknya. Kemampuan menentukan tren di awal kemunculannya adalah kualitas utama yang membedakan trader sukses dari yang amatir.

Banyak metode untuk mengidentifikasi tren di pasar forex mulai dari inspeksi visual secara kasual hingga indikator khusus terspesialisasi. Berikut ini adalah 4 metode Artikel ini akan mengulas metode untuk mengidentifikasi  tren di pasar forex.

1. Analisis Visual

Analisis visual adalah cara paling sederhana dalam menentukan sebuah tren. Yang Anda perlukan hanyalah grafik dan mata Anda – bahkan hanya satu mata pun cukup. Untuk mengidentifikasi tren secara visual:

  • Kenali nilai tinggi pada segment di grafik yang sedang Anda analisis;
  • Kenali nilai rendah pada segment di grafik yang sedang Anda analisis;
  • Tarik satu garis lurus melewati nilai tinggi, satu garis lain melewati nilai rendah.
Garis transparan menunjukkan tren di timeframe berbeda, garis yang jelas mengindikasikan nilai rata-ratanya.

Masalah dalam analisis visual adalah ukuran sampel. Tren harus berlangsung sekian lama agar Anda dapat mengidentifikasinya secara visual, dan hal ini menyebabkan Anda kehilangan bnyak profit yang dapat Anda hasilkan jika cepat mengenali tren. Itulah sebabnya para trader profesional menggunakan indikator untuk mengenali tren.

2. Moving Average atau Pergerakan rata – rata

Moving average mewakili biaya rata-rata dari aset dalam sejumlah tertentu candlestick. Contohnya, indikator 50 MA populer menunjukkan nilai rata-rata dari 50 candlestick harian terakhir.

Garis merah mewakili 50 MA, garis biru mewakili 200 MA. Kedua nilai rata-rata tersebut paling berpengaruh di pasar.

Moving average mudah digunakan. Ketika harga naik ke atas moving average, tren sedang naik. Ketika harga di bawah moving average, tren sedang turun.

3. MACD

Mengidentifikasi trend dengan menggunakan rata-rata bergerak atau moving average adalah opsi yang bagus, namun ada cara lain yang lebih sederhana dan tepat. MACD (indikator Moving Averages Convergence/Divergence) menunjukkan perbedaan antara 200 MA dan 50 MA — dua moving average paling berpengaruh di pasar.

4. Momentum

Indikator Momentum sedikit tidak konvensional ketika mengidentifikasi tren. Indikator mengukur kecepatan perubahan harga, yang sering kali mendahului awal sebuah tren baru.

Indikator Momentum cukup mirip dengan trend namun kurang tepat dibandingkan indikator lain.

Momentum adalah indikator pembantu dan tidak terlalu berguna jika Anda sudah dapat mengidentifikasi tren secara visual.

Dengan menggunakan 4 metode identifikasi tren pasar forex di atas, mengidentikasi tren di Forex menjadi jauh lebih mudah. Namun demikian, jika Anda ingin mengikuti tren, Anda membutuhkan broker dengan pemrosesan order yang cepat dan andal. 

Baca Juga  4 Keuntungan Menggunakan Broker Forex Lokal
dolar singapura

Dolar Singapura Tembus Rp10.600, Rekor Sejak 2019

harga emas comex naik

Harga Jual Emas Antam Anjlog Hingga Rp 801 Ribu