in

Investasi yang Wajib Dilakukan Sebelum Usia 30 Tahun

Investasi sebelum usia 30 tahun
Picture by stevepb on pixabay

Investasi memiliki stigma bahwa kegiatan ini hanya bisa dilakukan oleh orang yang sudah siap dari segi keuangan. Akan tetapi stigma seperti ini harus dibuang jauh-jauh. Anda sebaiknya mulai melakukan investasi sebelum anda genap memiliki usia 30 tahun. Anda bisa melakukan investasi sejak anda mendapatkan gaji pertama anda.

Alasan utama untuk melakukan investasi adalah faktor keuangan di masa depan. Lebih lagi dengan melakukan investasi, anda bisa meredam inflasi yang bakal mempengaruhi nilai uang anda.

Jika anda masih bingung untuk memilih instrumen investasi, berikut adalah investasi yang bisa dilakukan sebelum usia 30 tahun menurut koinworks.com.

Investasi Yang Bisa Dilakukan Sebelum Usia 30 Tahun.

  1. Reksa DanaReksa dana bisa dimulai dengan dana yang cukup kecil, yaitu Rp100.000. Lebih lagi platform untuk melakukan investasi ini sudah ada di mana-mana. Hal yang paling penting untuk diingat adalah pilihlah Manajer Investasi (MI) yang memiliki track record bagus untuk mengelola dana anda. Ada banyak sekali jenis reksa dana yang bisa dicoba. Namun untuk anda yang masih awam, ada baiknya anda mencoba reksa dana pasar uang atau reksa dana campuran.
  2. Peer to Peer LendingPeer to Peer Lending (P2P Lending) masih terbilang jenis investasi yang masih muda di Indonesia. Akan tetapi jenis investasi terus meningkat popularitasnya di Indonesia. Melakukan P2P Lending membutuhkan dana yang cukup kecil, yaitu Rp100.000. Dan memiliki keuntungan bunga hingga 18 persen per tahun. Kelebihan lainnya adalah anda bisa memilih ke mana dana yang dimiliki dialokasikan.
  3. Emas. Jika anda merasa kerepotan untuk melakukan analisis, anda bisa melakukan investasi emas. Investasi emas adalah investasi yang memiliki tingkat risiko yang rendah. Akan tetapi, karena harganya yang cukup mahal, anda harus menyisihkan uang anda tiap bulan untuk membeli emas.
  4. SahamSaham juga salah satu instrumen investasi yang cukup populer. Dengan membeli saham, anda akan membeli sebagian dari perusahaan terbuka dan anda berhak mendapatkan dividen secara berkala. Akan tetapi, saham adalah investasi high risk, high return. Jadi, anda harus mempelajari fundamental saham dulu sebelum melakukan investasi.
Baca Juga  5 Langkah Diversifikasi Portofolio Investasi
harga kurs Rupiah

Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 03 April 2020

Investasi Prinsip Pareto

6 Strategi Untuk Mengembangkan Investasi Anda