in

6 Strategi Untuk Mengembangkan Investasi Anda

Investasi Prinsip Pareto
Picture by Tumisu on Pixabay

Ketika anda melakukan investasi, anda harus menyiapkan target untuk apa anda berinvestasi. Agar investasi tersebut berjalan dengan lancar dan baik, anda juga harus menyiapkan strategi yang matang.

Walaupun ini adalah hal yang umum, akan tetapi banyak sekali investor pemula yang belum menerapkan hal itu. Pada dasarnya, investasi bukan hanya duduk santai dan menunggu keuntungan dari bunga. Investasi itu jauh lebih kompleks lagi, karena investasi memiliki pengaruh yang besar terhadap kehidupan finansial anda. Anda harus menerapkan strategi dan target yang matang untuk sukses dalam berinvestasi. Berikut adalah strategi untuk mengembangkan investasi anda menurut koinworks.com.

Strategi Untuk Mengembangkan Investasi Anda

  1. Tentukan Target. Sebelum anda melakukan investasi, anda harus menetukan target investasi anda. Sebagai contoh apakah anda berinvestasi untuk dana menikah, liburan, atau dana di hari tua. Jika anda melakukan investasi tanpa target, hal tersebut akan menjadi kurang efektif.
  2. Tentukan Risk Tolerance. Setelah anda menetukan target, anda harus mempersiapkan seberapa besar risiko yang siap anda ambil. Anda harus bisa menyelaraskan antara risiko dan target investasi anda. Apakah keuntungan yang didapatkan dari investasi sudah bisa mencapai target investasi anda.
  3. Tentukan Nominal Investasi Anda. Setelah anda menetukan target dan kesiapan risiko, anda bisa menyiapkan dana yang mampu anda investasikan. Anda bisa membagi dana investasi anda ke satu jenis investasi, atau anda bisa membaginya ke berbagai jenis investasi yang ada.
  4. Buat Portofolio anda TerdiversifikasiDiversifikasi portofolio dinilai memiliki keuntungan yang lebih besar. Diversifikasi adalah teknik membagi dana untuk membuka peluang mendapatkan bunga yang lebih tinggi dan meningkatkan keamanan. Oleh karena itu diversifikasi portofolio cukup disarankan.
  5. Seimbangkan Portofolio. Setelah mendiversifikasi portofolio, anda bisa meninjau portofolio anda lebih jauh. Jangan sampai ada alokasi yang tidak seimbang. Dengan menyeimbangkan portofolio anda, anda bisa menciptakan jenis investasi yang low risk high return.
  6. Gunakan Efek Compounding. Jangan mengambil hasil yang didapat dari investasi anda. Anda bisa mengalokasikan hasil investasi anda, untuk melakukan investasi yang lebih besar. oleh karena itu, hasil keuntungan yang akan didapatkan juga akan membesar.
Baca Juga  5 Pemikiran Tentang Keuangan yang Harus Dimiliki
Investasi sebelum usia 30 tahun

Investasi yang Wajib Dilakukan Sebelum Usia 30 Tahun

Bursa Asia Kembali Menguat

5 Langkah Diversifikasi Portofolio Investasi