in

5 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Investor Pemula

Pertanyaan investor pemula
Photo by Adeolu Eletu on Unsplash

Investasi adalah hal yang sedang ramai dibicarakan belakangan ini, sehingga banyak sekali investor permula yang bermunculan. Akan tetapi banyak pertanyaan yang sering ditanyakan oleh investor pemula, dan pertanyaan ini membuat ragu untuk berinvestasi.

Banyak investor pemula yang belum berinvestasi bukan karena terkendala dana. Akan teta[i, dengan adanya pertanyaan-pertanyaan tersebut, investor pemula menjadi enggan berinvestasi.

Mempunyai pertanyaan tersebut tidaklah salah, akan tetapi jangan sampai pertanyaan tersebut membuatmu ragu untuk melakukan investasi. Dengan berinvestasi lebih dini, anda juga akan lebih dekat menuju financial freedom anda. Berikut adalah pertanyaan yang sering dilontarkan oleh investor pemula menurut koinworks.com.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Investor Pemula

  1. Apakah Berinvestasi itu Sulit? Banyak investor pemula yang bertanya apakah berinvestasi itu sulit. Mungkin investasi yang sering mereka lihat adalah saham yang memiliki banyak grafis dan angka-angka. Memang tidaklah salah jika mengatakan bahwa investasi saham itu sulit, akan tetapi investasi memiliki jenis yang beragam. Anda bisa memilih investasi reksa dana, properti, atau emas yang tidak membutuhkan banyak angka dan grafis seperti investasi saham.
  2. Bukannya Lebih Baik Berinvestasi Jika Sudah Berkeluarga? Banyak orang yang menganggap jika berinvestasi lebih cocok dilakukan ketika mereka sudah berkeluarga. Padahal jika anda sudah berkeluarga, faktor kebutuhan anda justru akan meningkat. Apalagi jika anda berencana berinvestasi ketika sudah memiliki momongan. Oleh karena itu, ada baiknya anda segera berinvestasi agar ketika anda sudah berkeluarga, anda sudah memiliki dana lebih untuk kebutuhan anda.
  3. Anak Muda Belum Waktunya Investasi, kan? Memang benar jika anda sudah tidak memiliki pendapatan tetap, anda bisa mendapatkan penghasilan dengan berinvestasi. Akan tetapi anda tidak bisa melakukan investasi jangka panjang jika anda sudah berusia senja. Padahal investasi jangka panjang memiliki banyak sekali keuntungan. Sebaiknya investasi dimulai ketika anda masih muda dan produktif, sehingga anda bisa menikmati hasilnya di usia senja.
  4. Bukankah Investasi Membutuhkan Dana yang Besar? Pertanyaan ini sering sekali dilayangkan oleh orang yang akan memulai berinvestasi. Mereka ragu untuk memulai karena mereka pikir investasi membutuhkan dana yang besar. Padahal sudah banyak sekali investasi yang dimulai dari ratusan ribu saja, seperti reksa dana atau Peer to Peer lending.
  5. Bukankah Risiko di Investasi itu Besar? Pada dasarnya, semua yang kita lakukan memiliki risikonya sendiri. Akan tetapi risiko itu bisa kita hindari dengan mengetahui lebih lanjut akan sesuatu. Dalam berinvestasi ada yang disebut dengan strategi manajemen risiko untuk menghindari kerugian ketika berinvestasi. Anda juga bisa bertanya pada ahli atau mengikuti webinar untuk mempelajari tentang investasi lebih lanjut.
Baca Juga  7 Tanda-tanda Broker Scam yang Harus diketahui Trader
Segere berinvestasi

3 Alasan Kenapa Anda Harus Segera Berinvestasi

mata uang trading forex

4 Mata Uang yang Berpengaruh di Trading Forex