in

4 Mata Uang yang Berpengaruh di Trading Forex

mata uang trading forex
Photo by Allie Smith on Unsplash

Ada banyak sekali investasi yang dinilai profitable, seperti emas, properti, dan trading forex. Jika anda lebih suka dengan investasi trading forex, anda juga harus memahami akan jenis mata uang di investasi tersebut. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan keuntungan secara maksimal ketika anda sedang berinvestasi forex. Berikut adalah 4 mata uang yang paling berpengaruh di trading forex menurut koinworks.com.

Mata Uang yang Berpengaruh di Trading Forex

  1. Dolar AS/USD. Dolar AS adalah mata uang yang memiliki pengaruh paling besar di seluruh dunia. Mata uang Negeri Paman Sam ini sangat mudah ditemukan dan diperjualbelikan. Sampai-sampai, mata uang ini dijadikan nilai acuan standar untuk mata uang lainnya. Sebagai contoh, nilai rupiah harus dikatakan menguat terhadap dolar AS jika rupiah tidak mau dikatakan ambrol. Selain itu, dolar AS juga dipakai sebagai nilai transaksi resmi di seluruh dunia. Dolar AS juga diterima oleh hampir berbagai bank sentral di penjuru dunia. Dolar AS sering dibuat investasi karena harga dolar cenderung lebih kuat dibanding rupiah atau mata uang lokal lainnya. Oleh karena itu dalam trading forex, dolar AS merupakan barang yang sering dicari dan diterima oleh trader forex.
  2. Euro. Euro juga salah satu mata uang yang paling berpengaruh, terutama di negara-negara Eropa. Selain itu, euro juga memiliki nilai yang lebih tinggi ketimbang dolar AS. Mata uang ini juga cukup sering diperdagangkan di level global. mata uang ini juga sering disebut sebagai mata uang cadangan setelah dolar AS.
  3. Great Britain Pound/Poundsterling/GBP. Setelah dolar AS dan euro, poundsterling atau GBP adalah mata uang yang memiliki pengaruh di trading forex. mata uang ini juga sering dikatakan sebagai mata uang cadangan ketiga setelah dolar AS dan euro. GBP juga cukup sering diperdagangkan di trading forex.
  4. Japanese Yen/JPY. Yen Jepang adalah mata uang yang paling laku dan paling mudah diperdagangkan di Asia. Faktor yang mempengaruhi hal tersebut adalah tingkat ekonomi dan ekspor yang kuat dari Negeri Matahari Terbit ini. Sehingga banyak pebisnis yang berbisnis di daerah Pan Pasifik untuk memetakan tingkat ekonomi menggunakan yen.
Baca Juga  Pertimbangan Penting Sebelum Anda Resign Dari Pekerjaan
Pertanyaan investor pemula

5 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Investor Pemula

Saham pilihan menopang IHSG

Bursa Saham Asia Merangkak Naik di Tengah Pandemi