in

Perbedaan Mendasar Saham dan Reksa Dana

Saham yang Menguat dan Melemah
Photo by Carlos Muza on Unsplash

Banyak investor pemula yang bingung memilih untuk berinvestasi saham atau reksa dana. Lebih lagi investor muda juga terkadang kurang paham akan perbedaan dari kedua investasi tersebut. Berikut adalah perbedaan mendasar antara saham dan reksa dana untuk membantu membedakan kedua investasi ini menurut koinworks.com.

Perbedaan Saham dan Reksa Dana

Ketika seorang investor melakukan investasi saham, investor menjadi pemilik sebagian suatu perusahaan. Keuntungan dari saham itu adalah dividen yang akan diberikan secara berkala, kuartal atau tahunan. Selain itu, keuntungan yang didapat dari berinvestasi saham adalah disaat anda menjual lagi saham yang anda miliki ke pasar. Di saat harga jual anda melebihi harga beli, selisihnya dalah keuntungan yang anda dapatkan selama berinvestasi saham.

Ketika seorang investor melakukan investasi saham, investor bisa memilih jenis perusahaan yang diinginkan. Selain itu seorang investor juga bisa lebih bebas dalam menentukan strategi yang diinginkan. Investor bisa memilih antara melakukan investasi jangka pendek atau jangka panjang. Namun, pada dasarnya, saham adalah instrumen investasi untuk jangka panjang. Banyak investor yang berinvestasi saham dengan jangka waktu lebih dari 10 tahun.

Baca Juga  Investor Menanti Saham Unilever Yang Akan Stock Split

Berbeda dengan saham, reksa dana adalah kumpulan produk investasi yang akan dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Jenis investasi yang dikelola MI antara lain adalah saham, obligasi, surat utang, dan deposito. Reksa dana juga dirancang untuk alternatif investasi dengan modal yang tidak terlalu besar. Selain itu investasi ini juga cocok untuk investor yang tidak memiliki waktu atau keahlian untuk melakukan penghitungan resiko investasi mereka. Selain itu reksa dana juga diharpakan bisa meningkatkan peran pemodal lokal untuk melakukan investasi di Indonesia.

Untuk investasi reksa dana, jangka waktu investasinya tergantung dari jenis reksa dana apa yang dibeli oleh investor. Sebagai contoh, jika investor tersebut berinvestasi di reksa dana pasar uang, maka investasi tersebut dilakukan dalam jangka pendek atau kurang dari 2 tahun. Sedangkan jika investor berinvestasi reksa dana saham, maka investasi tersebut ditujukan untuk investasi jangka panjang yang lebih dari 7 tahun.

 

 

harga kurs Rupiah

Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 10 April 2020

Saham pilihan menopang IHSG

Reksa Dana atau Saham? Ingat 3 Faktor Sebelum Memilih