in

Tipe Investasi yang Cocok bagi Freelancer

Tipe Investasi Freelancer
Photo by Per Lööv on Unsplash

Investasi ssudah sering dibicarakan oleh khalayak umum. Hal dikarenakan investasi memiliki kekuatan untuk mencapai financial freedom di masa depan. Oleh karena itu banyak orang yang ingin mencoba melakukan investasi, tak terkecuali untuk seorang freelancer. Belakangan ini sudah banyak orang yang ingin bekerja menjadi freelancer karena memiliki banyak keistimewaan seperti jam bekerja yang bebas dan tidak ada aturan yang baku. Akan tetapi keuangan freelancer dinilai cukup fluktuatif dan kurang pasti. Oleh karena itu, jika anda seorang freelancer, ada baiknya anda sisihkan uang anda untuk melakukan investasi. Berikut adalah tipe instrumen investasi yang cocok bagi freelancer menurut koinworks.com.

Instrumen Investasi yang Cocok bagi Freelancer

  1. Deposito. Deposito memiliki cara kerja yang mirip dengan menabung. Anda cukup menyetorkan uang anda dan disimpan oleh bank. Yang menjadi pembeda adalah deposito tidak dapat diambil sewaktu-waktu. Deposito memiliki jangka waktu penyimpanan seperti 3 bulan, 6 bulan, atau 12 bulan. Jika waktu penyimpanan yang dipilih semakin panjang, maka bunga yang didapatkan juga makin besar. Oleh karena itu, pastikan dana yang dijadikan deposito bukanlah dana yang dibutuhkan dalam waktu dekat.
  2. Emas. Emas adalah investasi yang cocok untuk semua kalangan, tidak hanya untuk freelancer. Hal ini dikarenakan emas memiliki nilai yang cenderung lebih stabil ketimbang investasi lainnya. Anda bisa menyisihkan sebagian uang anda setiap bulan untuk melakukan pembelian emas. Emas memiliki sifat yang likuid, sehingga emas mudah dicairkan ketika anda membutuhkan dana lebih. Emas adalah investasi jangka panjang, oleh karena itu emas cocok dilakukan dalam jangka waktu 5 tahun kedepan.
  3. Dolar. Hal ini cocok dilakukan karena terkadang seorang freelancer bisa mendapatkan client dari luar negeri dan melakukan pembayaran dengan dolar. Anda bisa mencoba menginvestasikan dolar anda. mekanismenya mirip dengan mekanisme investasi emas. Anda bisa menjual dolar anda ketika harga dolar sedang naik. Tapi anda harus menjaga dolar anda karena jika dolar itu terlipat, atau ada cacat, nilai dolar tersebut akan turun.
  4. Peer-to-Peer Lending. Peer-to-Peer Lending adalah sebuah marketplace yang menghubungkan peminjam dan pendana. Anda bisa menyisihkan sebagian uang anda untuk mendanai peminjam. Anda bisa mendapatkan imbal balik berupa bunga secara berala hingga waktu yang ditentukan.
  5. Reksa DanaReksa dana cocok dilakukan karena modal yang dibutuhkan tidak banyak dan hasil yang diberikan juga menggiurkan. Reksa dana juga cocok karena anda hanya menyetor uang ke Manajer Investasi (MI) dan akan membantu anda untuk memilih pasar modal yang cocok. Hal ini membuat reksa dana menjadi instrumen investasi yang cocok bagi pemula.
Baca Juga  Pemula, Simak 3 Instrumen Investasi yang Pas Buat Anda!
Cara Investasi untuk freelancer

Cara Ampuh Investasi bagi Freelancer

Saham pilihan menopang IHSG

4 Investasi Untuk Pegawai Gaji UMR