in

Pengaruh Inflasi Terhadap Nilai Uang

Pengaruh Inflasi terhadap nilai uang
Photo by Sara Kurfeß on Unsplash

Inflasi adalah salah satu kata-kata yang sering didengar di kancah perekonomian. Akan tetapi masih banyak yang tidak paham akan pengertian dan pengaruh inflasi terhadap nilai uang. Artikel ini akan membantu anda memahami lebih jelas akan kedua hal tersebut.

Pengertian dan Pengaruh Inflasi Terhadap Nilai Uang

Menurut ilmu ekonomi, inflasi adalah proses kenaikan harga barang secara kontinu. Peningkatan harga barang ini dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor yang mempengaruhi antara lain adalah lukuiditas yang berlebih di pasar, meningkatnta jumlah konsumsi, dan lain sebagainya. Sehingga inflasi memiliki pengertian yang lain yaitu proses penurunan nilai mata uang secara kontinu.

Dilansir dari koinworks.com, indikator dari adanya inflasi di suatu tempat adalah dengan meningkatnya harga barang yang ada. Selain itu angka inflasi juga menunjukkan bahwa biaya hidup yang ada akan semakin tinggi dan menyebabkan nilai uang yang kita miliki juga menurun.

Hal yang sangat terpengaruh dengan laju inflasi adalah uang yang anda tabung. Jika suku bunga dari tabungan anda lebih kecil daripada laju inflasi, nilai uang anda akan semakin menurun. Dengan menurunnya nilai uang sama halnya dengan anda kehilangan uang yang anda miliki.

Baca Juga  Inflasi Agustus 2019 Diangka 0,15 %, Ini Sebabnya!

Oleh karena itu anda harus segera mencari solusi untuk meredam efek inflasi terhadap nilai uang anda. Anda harus mencari hal yang bisa memberikan tingkat pengembalian yang lebih baik daripada tabungan bank. Hal ini dikarenakan masih belum adanya suku bunga di bank yang mampu meredam efek inflasi terhadap nilai uang yang kita miiki.

Salah satu cara yang bisa anda lakukan adalah melakukan investasi. Memang banyak orang yang masih ragu melakukan investasi karena takut akan kergian yang bisa saja terjadi. Akan tetapi, jaman sekarang sudah banyak macam instrumen investasi yang bisa disesuaikan dengan risk tolerance yang anda miliki.

Jika anda adalah seseorang yang siap melakukan investasi dengan risiko yang besar, anda bisa mencoba mempelajari investasi saham. Investasi saham adalah investasi yang memiliki tingkat imbal balik yang besar, namun tingkat risiko yang dirasakan juga cukup besar.

Jika anda adalah seseorang yang masih pemula dan tidak ada waktu untuk mempelajari instrumen investasi, anda bisa mencoba melakukan investasi yang rendah risiko seperti reksa dana atau emas. Kedua investasi tersebut adalah investasi yang memiliki tingkat risiko yang cukup rendah. Akan tetapi yang harus diingat adalah dengan rendahnya tingkat risiko, imbal balik yang dirasakan pun juga tidak terlalu besar. Oleh karena itu pilihlah investasi yang cocok dengan tingkat risiko anda.

Baca Juga  Dampak Inflasi, Harga Bawang Putih & Tiket Pesawat Mulai Landai
Motivasi melakukan investasi

4 Motivasi Agar Anda Segera Melakukan Investasi

5 pemikiran tentang keuangan yang harus dimiliki

5 Sifat yang Harus Dimiliki Agar Sukses Berinvestasi