in

6 Cara Untuk Menghindari Krisis Finansial

6 Cara Untuk Menghindari Krisis Finansial
Photo by Cathryn Lavery on Unsplash

Krisis finansial bisa terjadi kapan saja kepada banyak orang. Kemungkinan terjangkit penyakit keuangan ini masih ada walaupun anda sudah sangat berhati-hati. Krisis keuangan bisa terjadi ketika anda kehilangan pekerjaan, kecelakaan, atau hal lain yang bisa terjadi secara tiba-tiba, seperti virus Corona yang tiba-tiba mewabah di seluruh dunia. Akan tetapi jika anda sudah melakukan persiapan keuangan, kemungkinan terjadinya krisis keuangan bisa semakin kecil. Berikut adalah 6 cara untuk menghindari krisis finansial seperti yang dilansir dari koinworks.com.

6 Cara Untuk Menghindari Krisis Finansial

  1. Jangan Lupa Persiapkan Tabungan atau Dana Darurat. Ketika anda masih bisa kerja atau masih produktif, jangan lupa sisihkan sebagian uang anda untuk tabungan atau dana darurat. Kedua hal itu sebisa mungkin harus terisi untuk kehidupan 3 sampai 6 bulan kedepan. Anda bisa menyimpan uang anda dalam bentuk cash atau dalam bentuk lain eperti tabungan atau deposito. Akan tetapi hal yang harus diingat adalah jenis tabungan yang anda pilih harus bisa dicairkan kapanpun tanpa adanya penalti apapun.
  2. Anggaran Keuangan Adalah Hal Wajib. Jika anda tidak tahu total pengeluaran selama sebulan, anda tidak akan tahu berapa banyak uang yang anda butuhkan untuk mempersiapkan dana darurat. Jika anda memiliki anggaran keuangan yang jelas, anda akan lebih mudah mengontrol keuangan dan mempersiapkan dana darurat.
  3. Kurangi Tagihan Bulanan. Anda bisa mencoba untuk melakukan penghematan terhadap tagihan bulan untuk mudah mempersiapkan dana ketika terjadi krisis finansial. Anda bisa mengecek apakah ada tagihan yang perlu diputus atau ada yang perlu dihemat. Sebagai contoh, anda berlanggan 2 aplikasi streaming musik. Anda harus bisa memilih salah satu yang anda paling suka untuk mengurangi pengeluaran bulanan anda.
  4. Jika Ada Utang Kartu Kredit, Segera Bayar. Sebisa mungkin bayarlah tunggakan kartu kredit anda setiap bulan. Hal ini dikarenakan dengan melunasi hutang kartu kredit, kewajiban bulanan anda juga akan berkurang satu. Anda juga bisa mengalokasikan dana yang biasanya anda gunakan untuk membayar tagihan kartu kredit untuk hal lainnya.
  5. Periksa Asuransimu. Anda harus memahami apa saja jenis asuransi terbaik bagi diri anda dan aset-aset anda. Asuransi yang paling penting yang harus anda punya adalah asuransi kesehatan, lebih lagi jika anda adalah tulang punggung keluarga. Akan tetapi anda harus berhati-hati agar jumlah tanggungan asuransi ini tidak memberatkan kehidupan sehari-hari anda.
  6. Sebisa Mungkin Miliki Sumber Penghasilan Kedua. Jaman sekarang banyak sekali sumber penghasilan kedua yang bisa anda lakukan. Anda bisa membuka komisi, melakukan live streaming, menjadi freelancer, atau berinvestasi. Salah satu cara terbaik yang dapat menopang keuangan anda adalah berinvestasi. Ketika anda berinvestasi nilai uang anda akan terus bertambah dan tidak akan tergerus oleh laju inflasi. Hal yang harus diingat ketika akan berinvestasi pilihlah investasi yang sesuai dengan risk tolerance yang anda miliki.
Baca Juga  Strategi Investasi yang Pemula Harus Ingat

 

3 Manfaat Melakukan Pelacakan Pengeluaran

3 Manfaat Melakukan Pelacakan Pengeluaran

6 Cara Mengajarkan Anak Berinvestasi

6 Cara Mengajarkan Anak Berinvestasi