in

6 Cara Mengajarkan Anak Berinvestasi

6 Cara Mengajarkan Anak Berinvestasi
Photo by John Schnobrich on Unsplash

Banyak orang yang beranggapan bahwa melakukan investasi itu sulit. Tidak sedikit orang yang menganggap berinvestasi itu tidaklah penting. Padahal investasi itu memiliki manfaat yang banyak di dalam kehidupan anda. Oleh karena itu belajar investasi lebih baik dilakukan sedini mungkin, bahkan untuk anak-anak. Berikut adalah 6 cara mengajarkan anak berinvestasi seperti yang dilansir dari koinworks.com.

6 Cara Mengajarkan Anak Berinvestasi

  1. Mulai Sedini Mungkin. Salah satu cara yang paling mudah untuk anak-anak belajar berinvestasi adalah dengan cara menabung. Ajarkan mereka untuk menyisihkan sebagian uang jajannya untuk ditabung. Hal ini agar mereka terbiasa untuk menyisihkan sebagian uangnya untuk melakukan investasi di masa mendatang.
  2. Jangan Terpaku Pada 1 jenis Investasi. Jaman sekarang, ada banyak sekali jenis investasi yang ada. Ajarkan kepada anak anda tentang macam-macam jenisnya agar mereka bisa menemukan jenis investasi yang cocok untuknya. Selain itu dengan mengetahui banyak jenis investasi, mereka akan lebih mudah dalam melakukan diversifikasi keuangan di masa depan.
  3. Sebelum Melakukan Pilihan, Coba Diskusikan dengan Anak Anda. Ajak anak anda berdiskusi sebelum melakukan pilihan di investasi. Hal tersebut dilakukan agar anak anda belajar bagaimana cara membuat keputusan dalam berinvestasi. Anak memiliki kecenderungan untuk meniru perilaku dari orang tua mereka, oleh karena itu anda juga harus bisa memberi contoh yang baik dalam mengambil keputusan ketika berinvestasi.
  4. Ajarkan Mereka untuk Menulis Target Berinvestasi. Bantu anak anda agar semangat menabung dengan cara membuat mereka menulis target ketika berinvestasi. Sebagai contoh, anak anda menginginkan membeli ponsel baru. Anda bisa membantu dengan cara mengajak mereka membuat target anggaran dan kapan target tersebut ingin dicapai.
  5. Jangan Terlalu Mengontrol Mereka. Jika andak anda sudah mulai berpikir secara dewasa, anda bisa memberikan kebebasan pada mereka untuk membuat keputusan keuangan. Anda tidak perlu terus mengontrol anak anda ketika membuat keputusan. Biarkan anak anda menemukan kesulitan dan kesalahan agar mereka dapat belajar membuat keputusan yang lebih baik dari kesalahan yang dilakukan.
  6. Biasakan. Sekolah formal hampir tidak pernah mengajarkan cara melakukan investasi dan pengelolaan keuangan. Oleh karena itu anda sebagai orang tua harus bisa membiasakan anak anda mengelola keuangan dan berinvestasi. Hal tersebut harus dilakukan karena pengelolaan keuangan adalah hal yang sangat krusial bagi kehidupan mereka di masa depan.
Baca Juga  3 Cara Efektif untuk Membangun Hubungan Baik dengan Karyawan
6 Cara Untuk Menghindari Krisis Finansial

6 Cara Untuk Menghindari Krisis Finansial

Pengertian dari passive investor

Pengertian Passive Investor untuk Pemula