in

THR Lebaran Tidak Cair, Lakukan Trik Ini

BLT Dana Desa Akan Cair Bulan Ini
Picture by EmAji on Pixabay

Mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) jelang lebaran tentu menjadi kabar baik bagi para pekerja/karyawan. Namun, kadang ada saja banyak hal yang membuat THR lebaran tidak cair. Jangan panik! Lakukanlah trik-trik berikut ini.

Memang, sesuai aturannya perusahaan/instansi wajib memberikan THR kepada para pekerja/karyawannya di hari-hari besar, seperti Idhul Fitri alias lebaran. Namun, ketika situasi dan kondisi keuangan perusahaan tengah goyah karena berbagai macam faktor, kita harus memahaminya. Salah satu dampaknya bisa saja uang THR yang biasa diterima jelang lebaran terpaksa macet.

Tentu rasa kecewa pada perusahaan, terutama pada si bos pasti ada. Namun, dengan kecewa apa kemudian THR itu bisa cair? Tidak kan? Sebaiknya, kita sama-sama memutar otak bagaimana mencari solusi. Ingat, saat lebaran biasanya kebutuhan kita bakal meningkat, yang otomatis akan membuat pengeluaran bertambah. Praktis, pemasukan juga harus ditambah.

Lalu, Bagaimana Trik untuk Solusi saat THR Lebaran Tidak Cair?

1. Kasbon

Kasbon merupakan salah satu usaha yang bisa kita lakukan untuk menambah pemasukan demi memeuhi kebutuhan lebaran. Setiap pekerja/karyawan diperbolehkan melakukannya kepada perusahaan tempatnya bekerja.

Baca Juga  Investasi yang Wajib Dilakukan Sebelum Usia 30 Tahun

Besaran nominal kasbon ini tergantung dari perusahaan masing-masing. Ada yang menerapkan batas maksimal jumlah kasbon. Perhatikan pula persyaratan untuk mendapatkan uang kasbon ini. Sebelumnya, pastikan pula kasbon sebelumnya sudah terlunasi sebelum kasbon lagi.

Pekerja yang mendapat uang kasbon dari perusahaan punya tentu punya kewajiban untuk mengembalikannya. Biasanya mengembalikannya dengan sistem pemotongan gaji bulanan.

2. Cari Utangan

Trik kedua adalah berupaya mencari utangan jika Anda tak mendapat THR lebaran. Banyak hal yang harus Anda perhatikan sebelum pergi mencari utangan.

Jangan pernah tergiur untuk berutang pada rentenir, mengingat bunganya yang selangit. Pastikan juga jangan meminjam pada kredit pinjaman online yang marak di internet atau media sosial. Dua jasa peminjaman uang itu banyak kekurangannya.

Opsi lainnya, Anda bisa meminjam uang pada Koprasi Simpan Pinjam (KSP). Pilihlah koperasi yang menawarkan pinjaman dengan bunga serendah mungkin, dan prosesnya tidak ribet. Selain itu, sebaiknya cari utangan pada sanak saudara atau teman dekat yang baik hati meminjami uang.

Baca Juga  Melakukan Investasi Sebagai Sumber Penghasilan Utama

3. Gadaikan Barang Berharga

Jika dua cara sebelumnya tak mungkin Anda lakukan, trik terakhir ini bisa menjadi solusi. Silakan menggadaikan barang berharga yang Anda miliki.

Barang-barang berharga yang bisa digadaikan biasanya seperti sertifikat rumah, BPKB motor, perhiasan, atau apa pun yang bernilai. Bawa saja barang-barang itu ke Pegadaian untuk bisa ditukar dengan uang pinjaman.

Pastikan juga, Anda memiliki sumber pemasukan yang kelak bisa digunakan untuk menebus barang berharga yang sudah digadaikan. Jika tidak, coba pikirkan lagi solusi lainnya selain pergi ke Pegadaian.

kenaikan nilai rupiah

Memanfaatkan Uang THR di Tengah Pandemi Covid-19

Pemulihan Ekonomi

Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Siap Anggarkan Dana