in ,

Jangan Abaikan Stop Loss, ini Fungsinya dalam Trading Forex

 

Trader pemula sering kali mengabaikan pemasangan fitur Stop Loss yang bisa dipasang saat melakukan open posisi pada platform trading forex dikarenakan berbagai alasan.

Ada yang takut diinternalisasikan dan dimanipulasi broker yang membuatnya mengalami kerugian, Ada pula yang beralasan, kalau sejak awal mengantisipasi rugi, maka kapan akan profit!? Padahal, pendapat-pendapat tersebut merupakan opini sesat.

Padahal sebenarnya Stop Loss merupakan salah satu fitur yang wajib diterapkan oleh para trader profesional. Mengapa? Karena sulit bagi kita memperkirakan masa depan dengan akurasi 100 persen. Oleh karenanya, kita senantiasa harus bersiap siaga menghadapi berbagai kemungkinan.

Berikut tiga fungsi penting bagi trader forex yang berhasil dirangkum oleh Pikiran Trader:

1. Mencegah Kerugian Berlebihan

Dalam menjalankan bisnis apapun , kerugian merupakan suatu hal yang wajar. Termasuk dalam trading forex. Namun sebagai seorang trader yang berpengalaman akan selalu berupaya untuk memperkecil kerugian dan memaksimalkan keuntungan. Nah, fitur ini berperan penting untuk merealisasikan visi tersebut.

Dengan menggunakan Stop Loss, maka trader dapat mengatur proyeksi keuntungan dan risiko setiap posisi trading secara lebih proporsional.

Baca Juga  Waspada Kekalahan saat Anda Banyak Menang dalam Trading (Part 2)

2. Mencegah Margin Call

Jika trader tak menerapkan Stop Loss saat trading forex, maka ia bisa saja membiarkan posisi floating minus hingga ratusan atau bahkan ribuan pips. Pada akhirnya, akun trader akan terkena Margin Call, yaitu posisi trading ditutup otomatis karena kekurangan marjin dalam saldo akun.

Baca Juga : 7 Tanda-tanda Broker Scam yang Harus diketahui Trader

Namun, jika trader telah menetapkan Stop Loss tertentu sejak awal dan tidak menggeser-gesernya, maka kerugian yang kebablasan seperti itu takkan terjadi. Trader pun terhindari dari desakan untuk injeksi saldo akun mendadak, karena level Margin Call takkan terpicu.

 

3. Mengendalikan Intervensi Emosi Trader

Kadang, saat melihat posisi trading sedang floating minus, godaan untuk mempertahankan posisi rugi akan muncul, godaan itu biasanya bersumber dari harapan berlebihan seperti “Sebentar lagi tren-nya berbalik”, “Setelah ini pasti naik lagi”, atau sejenisnya.

Padahal, seperti yang telah diketahui, masa depan itu tak pasti. Bagaimana kita bisa memastikan kalau posisi yang loss itu takkan merosot terus sampai kena MC? Salah-salah, isi akun bisa hangus dalam sekejap.

Baca Juga  5 Langkah Analisa Teknikal dalam Pasar Forex

Apabila trader sudah menerapkan Stop Loss sejak awal, maka intervensi emosi yang berakibat fatal seperti itu dapat dihindari. Kita cukup disiplin saja menaati aturan yang telah ditentukan dan menahan tangan agar tak menggeser-geser Stop Loss.

Tinggalkan Balasan

Mengenal Lebih Dalam Cryptocurrency, Mata Uang Digital

Cari Uang dari Main Game? Bisa Kok!