in ,

7 Tanda-tanda Broker Scam yang Harus diketahui Trader

Mungkin anda sering mendengar atau membaca testimoni beberapa trader yang menjadi korban penyalahgunaan dana oleh broker forex penipu atau broker scam.

Meskipun banyak otoritas pemerintah yang memperingatkan, tetapi skema penipuan semacam itu biasanya mati satu tumbuh seribu. Ini terjadi karena internet adalah dunia bebas, dan website akan tetap ada asalkan biaya server hosting dan domainnya terbayar.

Lalu, bagaimana agaimana cara membedakan mana broker jujur dan broker penipu? Berikut  ciri-ciri broker abal-abal alias scam yang dilansir dari investasi online yang bisa menyelamatkan kita:

1. Alamat kantor tidak jelas
Broker scam pada umumnya menempatkan kantor pusat perusahaan di tempat terpencil atau negara yang namanya mungkin belum pernah Anda dengar. Dengan demikian mereka akan terhindar dari jangkauan.

2. Tidak mudah dihubungi
Kasus-kasus yang telah sering terjadi adalah complain klien yang tak direspon atau penanganan masalah yang diulur-ulur. Broker penipu akan mempersulit, apalagi jika berhubungan dengan masalah dana.

3. Sulit mengambil profit
Broker penipu tidak ragu untuk mempersulit penarikan profit yang akan dilakukan trader ketika klien sukses.

Baca Juga  Simak Cara Mengatasi Kartu Kredit Overlimit Berikut!

Biasanya mereka menggunakan beragam alasan seperti misalnya melanggar TOS, teknik trading yang melanggar aturan, atau syarat withdrawal yang tak dipenuhi.

4. Situs yang buruk
Broker scam akan mudah dikenali dari tampilan situs mereka yang terlihat tak dibuat dengan baik.

5. Bonus tak masuk akal
Tawaran promo atau bonus sesungguhnya bukan hal yang aneh di tengah persaingan perusahaan broker untuk memperoleh klien. Tetapi Anda harus berhati-hati bila suatu perusahaan broker memberikan tawaran promo dengan nilai yang tidak masuk akal.

6. Freeze
Yaitu berhentinya pergerakan pada chart. Hal ini broker scam lakukan agar para trader ini tak dapat menutup ordernya karena akunnya dibekukan sementara.

7. Pembatasan teknik trading
Pada umumnya broker scam akan membatasi teknik trading yang boleh digunakan oleh klien-kliennya seperti misalnya scalping, penggunaan robot trading atau EA, hedging, trading pada saat terjadi news rilis, dan lain sebagainya.

Tinggalkan Balasan

Pelican Trading Menghadirkan Platform Sosial

3 Fintech Syari’ah di Indonesia