in , ,

3 Fintech Syari’ah di Indonesia

Berbagai macam perusahaan Financial Technology (Fintech) yang tersebar luas di Indonesia. Saat ini sistem tersebut sudah banyak dikembangkan dalam industri keuangan berbasis syariah atau fintech syariah.

Dilansir dari investasi.online, jika dikaji dari segi kaidah fiqih mu’amalah, perusahaan ini akan bisa tetap berinovasi selama belum ada fatwa yang mengharamkannya.

Di Indonesia, dengan penduduk yang mayoritas memeluk Islam tentu saja memiliki potensi yang besar dalam industri fintech syariah ini.

Di sini fintech syariah bertujuan untuk  membuat masyarakat sehingga tidak ragu untuk berpartisipasi pada sistem tersebut.

Jadi masyarakat tinggal mencermati pengelolaannya apakah benar-benar menjadi sarana yang bebas dari riba, gharar, dan maisir. Dalam operasionalnya terkait dengan hal itu adalah dengan mengikutsertakan Dewan Syariah.

Sebagai referensi, kami akan berikan informasi mengenai fintech – fintech syariah yang ada di Indonesia.

1. Amanna.

Dapat dikatakan bahwa Ammana adalah perusahaan fintech syariah pertama di tanah air yang menjadi perantara bagi penyedia modal dan peminjam untuk mendanai bisnisnya.

Baca Juga  Proyeksi IHSG Rebound Nol, Berikut Opsi Saham Hari Ini

Tujuan dari perusahaan adalah memberi kemudahan untuk bekerjasama terutama untuk pemodalan usaha secara online. Prinsipnya adalah mengutamakan keberkahan dan keuntungan untuk umat.

Dalam operasi bisnisnya Ammana menggandeng Badan Wakaf Indonesia dan Forum Wakaf Produktif. Hal ini dilatarbelakangi oleh besarnya potensi wakaf di Indonesia yang belum diberdayakan secara efektif dan professional.

Hingga saat ini perusahaan fintech ini telah mempunyai hingga ribuan anggota dan  ratusan investor serta perputaran modal mencapai 2.5 miliar Rupiah .

2. Investree Radhika Jaya

Merupakan marketplace online sebagai perantara pemilik usaha atau pribadi yang memerlukan pendanaan dengan investor yang bersedia memberi pinjaman dana.

Keunggulan perusahaan  ini adalah menjamin profit yang kompetitif hingga sebesar 17.5% per tahun.

Sedangkan untuk menjadi investor dibutuhkan dana deposit mulai 5 juta rupiah, sementara peminjaman perorangan mulai dari 1 juta rupiah.

Dan amannya, Investor tak bisa mendapatkan informasi tentang profil peminjam karena seluruhnya telah ditangani oleh tim perusahaan sebagaimana kebijakan yang telah ditetapkan perusahaan.

3.Dana Syariah
Dana Syariah merupakan salah satu Fintech syariah terbaik yang terdaftar di OJK.

Baca Juga  Keuntungan Trading di Broker FBS (FBS Holdings Inc)

Penilaian tersebut tak hanya dari segi syariahnya saja, melainkan aspek perhitungan akan kualitas bisnis yang dapat berdampak pada besarnya bagi hasil serta kebermanfaatan kerjasama usaha baik bagi pemberi dana serta penerima dana investasi.

Perusahaan Dana Syariah juga menyediakan layanan zakat dengan membantu penghitungan sekaligus penyalurannya. Sehingga member perusahaan akan lebih mudah menjalankan kewajibannya dalam membayar zakat.

Tinggalkan Balasan

7 Tanda-tanda Broker Scam yang Harus diketahui Trader

eToro Meluncurkan Perdagangan Cryptocurrency di 31 Amerika Serikat