in

4 Tips Memilih Manajer Investasi Saat Investasi Reksadana

Memilih manajer investasi yang tepat menjadi salah satu faktor penting lancarnya investasi reksadana. Karena Anda akan memercayakan keseluruhan dana untuk dikelola oleh manajer investasi.

Maka dari itu pemilihannya pun tak boleh sembarang. Manajer investasilah yang akan memengaruhi hasil akhir dari investasi Anda, apakah itu untung atau rugi. Ada beberapa tips yang bisa Anda baca saat ingin memilih manajer investasi. Agar lebih yakin mari simak tips-tips tersebut:

1. Memilih manajer investasi harus berdasarkan track record

Hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah pengalaman atau track record dari sang manajer investasi. Ingat manajer investasi akan melakukan pengelolaan penuh terhadap dana investasi Anda, jadi pastikan track record-nya memang baik.

Manajer investasi dengan track record baik membuktikan bahwa ia bisa mengelola dana investor dengan baik. Untuk melihat track record dari manajer investasi, Anda bisa melihatnya di prospektus reksadana.

Selain itu, pastikan juga manajer investasi tersebut berasal dari perusahaan yang juga memiliki track record yang baik. Sebisa mungkin pilih juga perusahaan yang memang sudah beroperasi minimal 5 tahun, agar lebih meyakinkan dan meminimalisir presentase kerugian atau penipuan.

Baca Juga  Tips Mewujudkan Rumah Impian dengan Penghasilan Pas-pasan

2. Kenali cara kerja manajer investasi

Selain track record, Anda juga harus mengenali gaya berinvestasi dari manajer investasi tersebut. Ada beberapa manajer investasi yang memiliki track record yang baik, tapi langkah-langkah yang diambil cenderung termasuk dalam kategori risiko tinggi saat mengelola dana investor.

Tak ada salahnya jika Anda merasa cocok dengan gaya investasi seperti ini, tapi sebaiknya kenali dan sesuaikan gaya investasi manajer investasi dengan langkah yang Anda percaya bisa menghasilkan imbalan yang tinggi.

3. Proses pengecekan pada OJK dan Bapepam-LK

Jika ingin mengecek data di prospektus reksadana, kamu bisa mengeceknya melalui situs resmi OJK dan Bapepam-LK. Pada situs tersebut pun Anda bisa melihat catatan para manajer investasi yang melakukan pelanggaran. Hal ini membantu Anda untuk terhindari dari manajer investasi yang curang.

4. Transparasi biaya

Lain manajer investasi, lain juga biaya yang dibutuhkan. Hal ini karena manajer investasi mematok harga yang mencakup, biaya pembelian, pengelolaan, dan penarikan reksadana.

Beberapa manajer investasi yang sudah memiliki nama populer atas kredibilitasnya, memang kerap memasang tarif yang tinggi. Tapi balik lagi, tarif tinggi bukanlah sebuah acuan bahwa manajer investasi tersebut pasti memiliki kemampuan berinvestasi yang lebih tinggi dibandingkan yang lainnya.

Baca Juga  Wawancara Kerja? Hindari 5 Perkara Berbahaya ini.!

Lebih baik, mencari manajer investasi kompeten yang mampu memberikan transparansi biaya. Sehingga Anda pun tahu detail-detail biaya yang dikeluarkan.

Tinggalkan Balasan

Begini Cara Terlepas dari Jeratan Pinjaman Online

Fullerton Markets Mengadakan Kompetisi CEO Round Table