in

Wawancara Kerja? Hindari 5 Perkara Berbahaya ini.!

Dalam proses wawancara kerja, biasanya seorang HRD sebuah perusahaan akan mempertimbangkan banyak hal dengan pelamar. Mereka memperhatikan tiap tindakan Anda seperti bahasa tubuh, intonasi suara hingga perkataan Anda dalam proses wawancara.

Hal – hal tersebut mereka gunakan untuk menentukan apakah Anda layak dan bisa menjadi salah satukaryawan di perusahaan tersebut.

Memang dalam wawancara kerja, menceritakan pengalaman dan keterampilan Anda dalam bekerja merupakan salah satu hal penting. Namun, cara berinteraksi dengan rekan kerja, serta cara Anda bertanggung jawab tak bisa dianggap remeh.

Untuk memastikan keberhasilan dalam sebuah interview kerja, Anda harus menghindari hal-hal kecil ini saat proses wawancara:

1. Terlalu sombong dan percaya diri

Berbicara mengenai kehebatan Anda di pekerjaan sebelumnya merupakan hal yang baik.

Namun, bersikap rendah hati dan tak mengharapkan pujian merupakan hal yang tak kalah pentingnya.

Ada baiknya, Anda harus mengakui kontribusi orang lain dalam perjalanan karir Anda sebelumnya. Sebab, jika Anda tak mengakui hal tersebut, HRD bisa menilai Anda merupkan orang yang memiliki ego yang besar dan tak bisa bekerja dalam sebuah tim.

Baca Juga  Berbagai Mitos Bursa Efek yang Tidak Perlu Anda Percaya

2. Mengatakan hal-hal negatif

Jangan terlalu cepat untuk menunjukkan kekurangan pada boss dan rekan kerja Anda saat ini atau sebelumnya.

Ada baiknya, selalu mencari hal-hal positif dalam pengalaman Anda.

Jika Anda merasa terlalu banyak bekerja di pekerjaan sebelumnya, misalnya, bicarakan bagaimana itu mengajarkan Anda untuk mengelola waktu Anda dengan lebih baik.

3. Tidak memiliki opini yang kuat

Pengusaha ingin mempekerjakan orang yang berani dan memiliki pendapat yang mengarah pada ide-ide baru yang inovatif. Yaitu orang yang tidak takut untuk tidak setuju dan mengajukan pertanyaan.

Mungkin Anda ingin manajer yang mempekerjakan menyukai Anda, tetapi itu tidak berarti setuju dengan setiap hal kecil yang dia katakan.

4. Berbagi terlalu banyak tentang kehidupan pribadi Anda

Hindari menceritakan terlalu banyak tentang kehidupan pribadi Anda. Hindari membawa semua itu ke dalam wawancara.

5. Terlihat Sibuk

Selama proses wawancara, ada baiknya tidak mengeluarkan telepon genggam. Jangan mengambil risiko membiarkan manajer perekrutan melihat Anda memegang handphone di tangan, terutama tepat sebelum dia keluar untuk menyambut Anda.

Manajer perekrutan memperhatikan semua hal kecil itu, seperti jika Anda selalu melirik ponsel, jam tangan, atau jam di dinding. Jika mereka melihat Anda selalu melihat jam, Anda akan dianggap merasa terganggu dan memikirkan hal-hal lebih penting lainnya ketimbang wawancara kerja tersebut.

Baca Juga  Kelebihan dan Kekurangan Melakukan Investasi Tanah

Biarkan mereka tahu bahwa wawancara kerja ini adalah prioritas terpenting Anda saat ini. Terlihat “terlalu sibuk” bukanlah lencana kehormatan, itu merupakan bentuk ketidaksopanan

Baca Juga: Tips Sukses Trading Forex Untuk Pemula

Tinggalkan Balasan

copy trading

10 Broker Yang Menyediakan Copy Trading

Langkah – Langkah Persiapan Pensiun, Khusus Perempuan