in , ,

4 Risiko Bisnis Online yang Patut Anda Ketahui

Perusahaan Sekuritas

Menjalankan bisnis apapun pasti Anda menemukan risiko yang berbeda-beda. Begitu pun ketika Anda memilih untuk berbisnis secara online. Risiko bisnis online sudah sepatutnya Anda ketahui sebelum memulai bisnis. Dengan begitu Anda pun sudah menyiapkan mental dengan berbagai kemungkinan yang terjadi, sehingga bisa mengetahui cara mengatasinya. Untuk itu mari simak 5 risiko bisnis online yang patut Anda ketahui berikut ini.

1. Tidak sesuai keinginan pasar

Keinginan dan permintaan pasar memang sangat cepat berubah. Tren pun kian berganti setiap minggunya. Mungkin pada awalnya Anda memulai bisnis ketika kategori produk tersebut sedang menjadi tren, tapi perubahan terjadi dan bisnis Anda tak lagi memiliki permintaan pasar yang tinggi.

Permintaan pasar yang berubah-ubah ini pun harus didukung dengan pengelolaan bisnis yang baik. Anda harus siap untuk selalu menjawab kebutuhan pasar. Tapi di sisi lain, mungkin saja Anda sudah menyiapkan stok untuk produk yang lama secara besar-besaran.

Ada baiknya untuk melakukan perhitungan dengan cermat. Pastikan jumlah stok yang Anda siapkan pada di awal, tidak berlebihan. Hal ini dimaksudkan agar ketika terjadi penurunan permintaan pun stok tak akan terbuang.

Baca Juga  Yuk, Coba Bisnis Sarang Burung Walet dengan Omset Jutaan!

2. Kualitas barang berbeda dengan ekspektasi pembeli

Salah satu hal tricky ketika memulai bisnis online adalah, pembeli tidak dapat melihat langsung atau menyentuh barang yang Anda pasarkan. Biasanya pembeli hanya bisa melihat dari foto atau membeli berdasarkan penjelasan yang para penjual berikan.

Meskipun sudah diberikan foto yang asli, kemungkinan para pembeli kecewa ketika barang hadir tetap saja ada. Karena tidak bisa melihat secara langsung tersebut, pembeli terkadang memiliki ekspektasi yang tinggi ketika barang itu hadir.

Pastikan memang produk yang Anda jual memiliki kualitas yang baik dan beri penjelasan yang selengkap-lengkapnya sehingga tidak akan membuat pembeli kecewa.

3. Pembeli yang menghilang

Salah satu permasalahan yang masih banyak dikeluhkan oleh para pebisnis online adalah pembeli yang hit and run atau menghilang. Karena penjual dan pembeli tidak bertemu secara langsung sehingga tidak ada tingkat kepercayaan pada saat proses jual beli.

Banyak para pembeli yang pada awalnya sudah bertanya-tanya pada penjual, bahkan sudah meminta harga total pembelian. Lalu berjanji untuk mentransfer dan menginginkan barang untuk di-book sehingga tidak bisa diambil pembeli lain. Tapi setelah itu tak kunjung mentransfer uang dan malah menghilang.

Baca Juga  IHSG Diperkirakan Melonjak Akibat Kelonggaran Buyback

Mungkin memang belum ada kerugian material. Tapi karena pembeli tersebut, bisa saja Anda malah kehilangan pembeli yang serius. Apalagi jika stok produk memang sedikit. Untuk itu buat peraturan khusus, seperti batas waktu transfer dan mungkin Anda bisa mem-block contact pembeli yang hit and run agar tak terjadi pada kesempatan selanjutnya.

4. Barang rusak saat pengiriman

Pada saat pengiriman pun menjadi salah satu proses penting saat berbisnis online. Ketika bisnis offline, proses jual beli akan selesai setelah pembeli membawa barang yang dijual.

Saat berbisnis online, proses pengiriman juga masih menjadi tanggung jawab penjual. Pilihlah ekspedisi yang benar-benar terpercaya. Kemas produk yang Anda jual dengan baik sehingga tak terjadi kerusakan.

 

Baca juga: 5 LANGKAH AWAL MEMULAI BISNIS ONLINE UNTUK PEMULA

Tinggalkan Balasan

Fashion dan Gadget Dominasi Trend Belanja

Tahapan Buka Account Forex4you