in ,

3 Tips Membeli Rumah untuk Generasi Millennial

(Foto: Pexels)

Membeli rumah memang sekarang bukanlah hal yang mudah. Mengingat rumah tapak di tengah kota sudah benar-benar memiliki harga yang mahal. Tapi tak menutup kemungkinan generasi millennial ingin memiliki rumah di usia dini. Bukan tidak mungkin, hanya saja Anda harus benar-benar memperhitungkan bujet, lokasi, dan pemilihan rumah. Ada beberapa tips membeli rumah untuk generasi millennial yang bisa Anda ikuti. Mari simak 5 poin di bawah ini!

1. Tabung uang DP sambil mencari rumah

Mencari rumah tidak bisa hanya satu atau dua minggu saja. Memilih rumah harus benar-benar dipikirkan dengan baik dari semua aspek, baik model, lokasi, hingga akses. Karena akan Anda tinggali dalam jangka waktu yang lama, Anda harus benar-benar yakin dengan pilihanmu.

Makanya jika sudah ada niat untuk ingin membeli rumah, sebaiknya Anda langsung memulai menabung untuk membayar DP rumah tersebut, meskipun belum menemukan rumah. Menemukan rumah yang sesuai bisa memakan waktu berbulan-bulan bahkan hingga setahun.

Waktu yang cukup lama tersebut Anda bisa manfaatkan untuk menyisihkan sebagian gaji. Sehingga ketika menemukan rumah yang tepat Anda tak perlu bingung mencari uang untuk membayar DP rumah.

Baca Juga  Ingin memulai bisnis properti tanpa modal? Begini caranya.

2. Ikut program cicilan DP sebagai alternatif

Jika memang tidak sempat melakukan cara pada poin nomor satu, tapi Anda masih menemui kesulitan dalam membayar DP rumah. Mungkin alternatifnya adalah dengan mengikuti program cicilan DP.

Biasanya banyak developer yang memiliki program cicilan DP ini. Dimana Anda diberikan tenggat waktu untuk melunasi jumlah DP yang disetujui. Waktunya sendiri bisa sampai 2 tahun.

Harga rumah pun sudah disetujui sejak awal, sehingga ketika DP lunas, harga rumah masih akan sesuai dengan kesepakatan pertama.

Baca juga: Ingin Investasi Hunian? Yuk Intip Untung – Ruginya

3. Ambil jangka waktu KPR yang paling panjang

Untuk para millennial, Anda bisa memilih jangka waktu kredit KPR yang paling panjang. Biasanya bank menghadirkan program kredit 10 tahun, 15 tahun, dan yang paling lama adalah 25 tahun.

Memulai dari usia muda, Anda bisa memilih jangka waktu 25 tahun agar cicilan KPR pun memiliki jumlah yang lebih kecil. Bank biasanya memiliki batasan tidak boleh mencicil kredit di atas usia 55 tahun.

Baca Juga  Hindari Kesalahan Ini Jika Ingin Membeli Rumah Baru!

Jika Anda memiliki usia di bawah 30 tahun ketika mengajukan KPR, Anda bisa memilih jangka waktu KPR maksimal, yaitu 25 tahun. Jumlah dana cicilan yang lebih rendah pun akan membuat cicilan terasa lebih ringan.

Tinggalkan Balasan

agar gaji tidak habis dan dompet menipis

5 Tips Agar Uang Gaji Tidak Cepat Habis

10 Trader Terbaik di Indonesia