in

Pentingnya Investasi Pendidikan Anak, Ini Tipsnya!

Tips Investasi untuk pendidikan Anak

Biaya untuk pendidikan tentu akan meningkat dari tahun ke tahun, apalagi seiring dengan inflasi yang selalu terjadi. Anak memerlukan pendidikan yang mumpuni mulai dari TK hingga kuliah. Tentu tidak sedikit uang yang diperlukan, bukan? Berikan pendidikan yang terbaik untuk anak-anak. Dilansir dari Womantalk, berikut beberapa tipsnya investasi pendidikan untuk anak:

1. Sooner Better

Tidak ada istilah terlalu cepat dalam masalah ini. Baik kamu yang baru menikah atau pasangan yang belum mempunyai anak. Memulai investasi mulai dari sekarang adalah tindakan yang sangat bijak. Semakin cepat anda mulai berinvestasi, semakin kecil nominal gaji yang perlu disisihkan. Ingatlah, biaya pendidikan yang terbaik tidaklah sedikit. Apalagi bagi kamu yang ingin punya anak banyak.

2. Produk Investasi Jangka Panjang

Dalam memilih instrumen investasi, sebaiknya memilih produk investasi jangka panjang. Karena produk investasi jangka panjang memberika return yang tinggi. Selain itu, periode Anak mulai bersekolah sampai selesai, sejak TK sampai tamat kuliah dapat mencapai 17 Tahun. Sehingga sangat cocok jika memilih produk investasi jangka panjang.

Baca Juga  Pengguna Android dan iOS, Yuk Intip 6 Aplikasi Investasi Reksadana Berikut!

Instrumen yang bisa dipilih yaitu reksadana saham dan saham. Dengan resiko yang sangat minim dan jangka panjang yang dipilih, maka return yang didapat akan memenuhi kebutuhan di masa mendatang.

Baca juga: Benarkah Dana Haji Dimanfaatkan Untuk Perbaikan Jalan Tol?

3. Perhitungan Dana Sesuai Inflasi

Agar bisa menghitung dengan benar jumlah dana yang harus disisihkan tiap bulannya. Kamu harus menghitung secara detail jumlah dana pendidikan sejak TK sampai kuliah. Pastikan untuk menghitung setiap jenjang ditambah dengan inflasi agar nanti dananya terpenuhi.

4. Buat Beberapa Investasi

Reksadana memiliki beberapa jenis investasi yang disesuaikan dengan jumlah modal dan lamanya berinvestasi. Tidak ada salahnya jika kamu membeda-bedakan setiap jenisnya tergantung pada jenjang pendidikannya. Contohnya, saat jenjang SD memilih investasi reksadana pendapatan tetap. Karena reksadana jenis ini memiliki jangka waktu yang sebentar dan hasil yang stabil. Untuk jenjang SMP dapat memilih investasi logam mulia, dana untuk jenjang SMA dan kuliah bisa diperoleh dari investasi reksadana saham.

Baca Juga  5 Keuntungan Memiliki Investasi Rumah Kontrakan

BACA:Freelancer, Ayo Siapkan Uang Pensiun Dari Sekarang!

5. Pilih Fasilitas Autodebit

Sistem autodebit dapat membantumu dalam menyetorkan sejumlah uang untuk berinvestasi tiap bulannya. Sebagian besar produk investasi menyediakan layanan ini sehingga uang di rekeningmu secara otomatis akan terpotong di tiap tanggal tertentu. Fasilitas ini sangat membantu bagi kamu yang pelupa untuk menyisihkan dana tiap bulannnya.

Investasi memang menuntut kita untuk berhemat sejak dini. Namun, hal ini pun juga tidak ada ruginya, bukan? Kamu tidak perlu pontang-panting untuk memenuhi biaya pendidikan Anak karena dananya sudah terkumpul di awal. Selamat berinvestasi!

Baca juga: Bulan Berkah Promosi Berlimpah hanya di Big Ramadhan Sale Shopee, Menangkan Hadiah Umrohnya!

Tinggalkan Balasan

Dana Haji Ke Mana Larinya?

Benarkah Dana Haji Dimanfaatkan Untuk Perbaikan Jalan Tol?

Inflasi Bawang

Dampak Inflasi, Harga Bawang Putih & Tiket Pesawat Mulai Landai