in

Cara Mengelola THR Dengan Bijak

Hari Raya Idulfitri atau Lebaran menjadi momen tepat untuk berkumpul dengan keluarga dan teman, serta berbagi kebahagiaan di hari penuh suka cita. Terutama untuk yang sudah bekerja, mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) bisa menjadi salah satu hal yang menggembirakan dan bahkan ditunggu-tunggu. Uang THR sebaiknya dipisahkan pemakaiannya dari gaji bulanan. Gaji bulanan digunakan untuk membayar pengeluran rutin, sementara uang THR sebaiknya digunakan untuk memenuhi kebutuhan seputar Lebaran. Berikut ini beberapa strategi yang dapat membantu Anda mengelola uang THR dengan bijak :

1. Membayar Zakat

Membayar zakat adalah kewajiban umat Islam, Sebelum mengalokasikan uang THR untuk keperluan lain, hal pertama yang perlu kamu sisihkan dari penghasilan tersebut adalah untuk zakat. Zakat merupakan kewajiban yang perlu ditunaikan oleh umat Islam. Karena itu keluarkan zakat sebesar 2,5 persen dari penghasilan THR.

2. Kebutuhan keluarga

Pengeluaran berikutnya yang perlu dialokasikan adalah untuk kebutuhan keluarga. Kebutuhan keluarga ini dapat berupa keperluan yang berkaitan dengan Hari Raya, seperti makanan, transportasi mudik dan membeli baju baru, atau berupa keperluan lain seperti membayar biaya sekolah anak dan bisa juga untuk membayar utang. Persentase alokasi ini bisa sekitar 40-50 persen. Persentase keperluan keluarga ini dapat disesuaikan dengan alokasi yang sudah ditetapkan dari penghasilan lain seperti gaji pokok atau tunjangan lain.

3. Bersedekah

Bersedekah atau berinfak juga perlu menjadi prioritas sehingga Hari Raya dapat diisi dengan semangat untuk berbagi dengan sesama. Sedekah ini dapat dibagi menjadi dua, yaitu sedekah yang sifatnya konsumtif atau jangka pendek seperti memberikan hadiah makanan atau uang kepada keluarga atau tetangga dan sedekah yang sifatnya produktif, dengan menjadikan alokasi ini sebagai modal usaha bagi mereka yang membutuhkan. Kita dapat mengalokasikan sekitar 20-30 persen dari penghasilan THR untuk keperluan ini. Yang perlu digarisbawahi adalah bahwa uang THR ini berfungsi sebagai pendukung. Karena itu, fungsi tersebut harus disesuaikan dengan alokasi anggaran dari penghasilan utamanya.

4. Tabungan dan investasi

Prioritas kedua setelah zakat adalah investasi. Persentasenya antara 30-40 persen. Tabungan atau investasi perlu menjadi prioritas agar kita memiliki cadangan, sehingga kita tidak benar-benar kehabisan uang setelah Hari Raya.

5. Biaya Mudik

Perlu diperhitungkan biaya transportasi, akomodasi, dan juga konsumsi selama perjalanan mudik nanti. Perencanaan dengan membeli tiket murah, pembelian tiket dari jauh hari, dan memanfaatkan mudik ekonomis yang banyak dilaksanakan berbagai organisasi dapat digunakan untuk menghemat pengeluaran.

6. Kebutuhan Lebaran

Perioritasnya tidak lain adalah kebutuhan lebaran seperti pakaian, makanan, minuman. Pada saat berbelanja, gunakan prinsip belanja cerdas. Misalnya, memperhatikan apakah barang yang dibeli merupakan kebutuhan atau keinginan; memanfaatkan promosi dan diskon; serta membuat perbandingan dengan belanja online yang biasanya cenderung lebih murah.

7. Melunasi kewajiban.

Tidak ada salahnya ketika masih memiliki utang, kami memprioritaskan dahulu uang THR tersebut untuk membayar utang. Dengan begitu, setidaknya keputusan ini dapat meringankan beban Anda. Uang THR ini memang sangat tepat jika Anda gunakan untuk mengurangi porsi beban utang karena termasuk uang yang terpisah dari gaji bulanan. Utang rumah, mobil hingga kartu kredit ada baiknya mulai dilunasi atau dikurangi jumlah tagihannya dengan uang THR. Alhasil, setidaknya durasi pinjaman bisa lebih pendek dan jumlah tagihan menjadi lebih ringan. Sebagai konsekuensi logisnya, Anda tentu tidak bisa belanja lebih banyak menjelang Lebaran. Namun, ini dapat dijadikan sebagai cara cerdas untuk menghindari belanja yang berlebihan sehingga dapat meringankan beban keuangan Anda.

 

Baca Juga  Tips agar Profit Trading Saham Cepat Melesat (Part 2)

Tinggalkan Balasan

Telat Pajak

Sanksi Telat Bayar Pajak Dihapus Pemerintah? Begini Aturannya!

Tips meningkatkan kredibilitas produk olshop

3 Tips Meningkatkan Kredibilitas Produk Olshop