in

Tips Mengoptimalkan Keuangan Untuk Acara Pernikahan (Part 1)

keuangan pernikahan

Dalam meggelar acara besar dan momen penting seperti pernikahan tentunya dibutuhkan perencanaan yang matang, terkhusus dalam hal anggaran keuangan. Tak jarang dalam persiapan acara pernikahan, kita bingung dalam mengalokasikan dana yang kita miliki. Alhasil, momen spesial tersebut tak sepenuhnya berjalan sukses dan keuangan pun jadi berantakan. Oleh karena itu penting halnya untuk mempersiapkan semua dengan matang. Bingung bagaimana memulai persiapan tersebut? Berikut ulasan PikiranTrader untuk anda;

1. Tentukan Jauh Hari Sebelum Hari H

Hal ini tentunya menjadi prioritas anda dalam menggelar pernikahan. Hal inipun penting dilakukan tentunya agar tidak ketar-ketir dalam mempersiapkan segala sesuatunya. Menentukan hari pernikahan jauh sebelum hari H tentu saja akan memberi anda dan pasangan waktu yang cukup untuk mempersiapkan keuangan. Selain itu, anda dan pasangan juga memiliki banyak waktu untuk melakukan riset demi mematangkan persiapan pernikahan, juga tentunya menyiapkan anggaran pernikahan anda.

Anda dan pasangan bisa rutin melakukan riset terkait tempat yang tepat dan lebih murah untuk resepsi pernikahan, biaya katering, pemesanan bunga, dan sebagainya. Selain itu jika anda telah menentukan tanggal pernikahan jauh sebelum hari H, anda bisa melunasi biaya-biayanya dengan harga yang jauh lebih murah ketimbang di kemudian hari di mana harganya kemungkinan besar akan naik.

Baca Juga  3 Tips Mulai Berinvestasi Untuk Karyawan

2. Hindari Hari Libur Sebagai Hari H

Mengapa demikian? Hal tersebut dikarenakan akan berdampak pada pengeluaran anda. seperti yang telah kita ketahui bersama, menetapkan hari Sabtu atau Minggu maka biasanya biaya akan lebih tinggi dibanding hari-hari lain. Pilihlah hari-hari kerja sebagai hari H acara anda dan untuk jam pilihlah jam-jam sore hngga malam hari.

Baca Juga : Anggaran Untuk Pernikahan, Sudah Siap?

 

3. Urutkan Persiapan Berdasarkan Prioritas

Agar semuanya sesuai perencanaan, serta agar anda tahu apa saja yang perlu dipenuhi dan mana yang lebih dulu harus dipenuhi, coba tulis keperluan apa saja yang dibutuhkan untuk acara pernikahan anda. Setelah semuanya ada dalam daftar, cobalah untuk mengurutkan kebutuhan sesuai prioritasnya. Misalnya, di urutan pertama adalah venue, kemudian gaun dan jas pengantin, dekorasi, dan lain sebagainya. Urutkan semuanya dari yang paling prioritas hingga yang menjadi pelengkap saja. Dengan begitu Anda akan semakin terarah dalam mempersiapkan biaya pernikahan karena nantinya Anda tahu apa yang perlu dipenuhi dan kebutuhan mana yang hanya opsional saja.

Baca Juga  3 Fintech Syari'ah di Indonesia

4. Alokasikan Dana untuk Kebutuhan yang Lebih Spesifik

contohnya, jika anda telah membuat target bahwa mulai bulan ini hingga 3 bulan ke depan, anda sudah harus bisa mengumpulkan uang untuk DP venue pernikahan, maka anda harus mengalokasikan sejumlah dana untuk kebutuhan tersebut setiap bulannya. Anda dan pasangan bisa bahu-membahu untuk mengalokasikan pendapatan selama 3 bulan ke depan untuk keperluan DP venue pernikahan.

Misalnya 20% dari total pendapatan kalian berdua, yakni Rp 12.000.000, berarti dalam sebulan kalian bisa mengumpulkan sebesar Rp 2.400.000, dan dalam 4 bulan, total Anda dan pasangan bisa mengumpulkan total Rp 9.600.000. Dengan terkumpulnya dana sebesar itu, tentunya anda sudah bisa membayar DP gedung pernikahan dan keperluan lain sekaligus.

Baca Juga : 3 Hal Sepele Perusak Finansial Anak Muda

Tinggalkan Balasan

3 Ide Bisnis Unik, Sangat Layak untuk Dicoba.

bekerja di Perusahaan Startup

Pro dan Kontra Bekerja di Perusahaan Startup