in

Utang Kartu Kredit Membelit Tanpa Ampun? Inilah Strategi untuk Keluar dari Belitannya!

Seiring dengan meledaknya tingkat belanja dan konsumsi, khususnya bagi kaum urban, memiliki kartu kredit seperti menjadi hal yang lumrah. Tak sedikit yang memiliki kartu kredit lebih dari satu. Umumnya, karena tergiur oleh berbagai penawaran dan program promosi dari bank penerbit kartu kredit tersebut. Ada pula yang mengkoleksi kartu kredit dengan alasan prestise atau gengsi belaka.

Namun, banyak kartu kredit berarti perlu disiplin semakin tinggi dalam pengelolaan keuangan. Salah strategi, yang terjadi bisa besar pasak daripada tiang. Sudah banyak kasus terjadi di sekeliling, mungkin salah satunya terjadi pada Anda, tagihan kartu kredit tidak dilunasi dan utang kartu kredit bertumpuk tak terkendali. Anda sampai dikejar-kejar pihak Bank untuk menuntaskan kewajiban ini.

Mari bebaskan diri Anda dari jeratan utang kartu kredit yang membelit tanpa ampun. Ikuti strategi ini mulai sekarang.

1. Tentukan urutan pelunasan

Jika ada beberapa kartu kredit yang belum terselesaikan tuntas pembayarannya, Anda disarankan untuk menentukan prioritas pembayaran. Biasanya, tiap kartu kredit memiliki tingkat bunga berbeda. Ada dua tipe pembayaran yang populer dan biasa dipakai. Pertama, metode avalanche, di mana pelunasan diutamakan dari utang dari kartu kredit dengan bunga tertinggi berlanjut hingga yang terendah. Metode ini disukai karena menghemat lebih banyak waktu dan biaya. Kedua, metode snowball, yaitu membayar utang kartu kredit dimulai dari kartu dengan limit dan utang terendah. Metode ini memberikan suntikan motivasi dan kemenangan psikologis bagi yang memilihnya. 

2. Konsolidasikan dengan pihak Bank

Sesungguhnya, Anda dapat bernegosiasi dengan pihak Bank dalam penyelesaian utang kartu kredit Anda. Terlebih jika Anda memiliki sebuah kondisi yang membuat Anda kesulitan membayar, misalnya sakit keras, kehilangan pekerjaan, dan sejenisnya. Konsolidasi dengan pihak Bank bisa berupa pengurangan beban utang, penghapusan sebagian bunga, atau bahkan Anda bisa menggunakan produk Bank lainnya untuk memangkas utang. Misalnya, dengan mengajukan personal loan yang punya tingkat bunga lebih rendah atau membuka simpanan di Bank untuk meningkatkan kredibilitas Anda.

3. Perbaiki pengelolaan keuangan Anda

Penumpukan utang konsumsi seperti ini menandakan Anda gagal mengatur keuangan dengan baik. Mulailah melakukan beberapa perubahan, seperti :

  • Kenali titik-titik kritis pembelanjaan Anda yang di luar kendali. Tutup saluran belanja yang rawan membuat Anda melakukan pembelian impulsif dan berutang, seperti situs dan aplikasi e-commerce.
  • Pecahlah utang-utang yang Anda miliki menjadi bagian-bagian lebih kecil. Cermati apakah ada utang lain yang berpotensi mendatangkan masalah, selain utang kartu kredit ini?
  • Berdayakan aset-aset yang Anda miliki untuk membantu penyelesaian utang.

 

Baca Juga  Plus Minus Peer to Peer Lending Untuk Investor

Apabila Anda merasa tak mampu mengatur rencana pelunasan utang dan perbaikan finansial ini sendirian, konsultasikan dengan perencana keuangan. Mereka akan membantu dalam memberikan opsi dan solusi berdasarkan pemeriksaan kondisi keuangan Anda secara riil. Setelah utang berhasil dilunasi, berjanjilah dan jadilah seseorang dengan disiplin keuangan lebih baik.

Tinggalkan Balasan

orang introvert dengan kekayaan triliunan

6 Orang Introvert Yang Punya Kekayaan Triliunan

kutipan bob sadino

Tak Perlu Kuliah! 4 Kutipan Bob Sadino, Untuk Para Pebisnis Muda