in

Waspada Kekalahan saat Anda Banyak Menang dalam Trading (Part 2)

Berdasarkan fakta bahwa trading tidak hanya melibatkan keterampilan dalam segi teknikal, tetapi juga melibatkan sisi kejiwaan trader sebagai manusia, memahami psikologi trading akan memberikan aneka perspektif dalam kemampuan trading Anda.

Saat kekalahan menghampiri, traders dapat memberikan reaksi berbeda. Setidaknya, menurut Dr. Brett Steenbarger, dalam artikelnya di situs Forbes, ada tiga kelompok traders menurut reaksi mereka terhadap kekalahan. Masing-masing pun mengalami hal berbeda atas pilihan reaksi mereka sebagai berikut.

1. Maju terus pantang mundur

Kelompok pertama akan terus melakukan trading setelah kalah, bahkan meningkatkan risiko yang mampu mereka ambil. Usaha trading mereka menjadi berlipat ganda demi menambah kesempatan meraih kemenangan. Langkah ini menjadi sebuah blunder karena dalam prinsip manajemen risiko trading berlaku prinsip pengendalian risiko tidak lebih dari satu persen untuk mendapatkan hasil yang aman. Selain itu, Anda juga perlu menentukan kerugian harian dan mengaturnya dengan menetapkan titik berhenti ketika mencapai tingkat kerugian tertentu (daily stop loss).

2. Dilarang larut dalam kecewa

Kelompok kedua menjadi frustrasi akan kekalahan dan berhenti trading pada satu hari. Namun, mereka bertekad untuk tidak menambah kerugian dan menenangkan diri sementara, sebelum kembali melakukan trading pada waktu berdekatan. Tujuannya, kembali pada keseimbangan emosi dan menjalani rutinitas trading tanpa perlu meninggalkannya dalam waktu lama.

Baca Juga  Sudahkah Anda Memiliki Jurnal Trading?

Keputusan ini memang menghindarkan trader dari kekalahan menyakitkan, tetapi mereka menjadi stagnan dan tidak berkembang baik sebagai seorang trader. Memulai terlalu awal tanpa melakukan penelusuran lebih dalam mengenai sumber kegagalan, masalah yang mungkin timbul, dan perbaikan strategi yang komprehensif, membuat kemenangan hanya diperoleh seadanya saja.

Anda tidak mengasah kemampuan analitis, yang tentu saja menjadi sebuah nilai tambah seorang trader sebagai ahli strategi nan cerdas. Membuat timeframe rinci, baik harian maupun mingguan akan menjadi lebih mudah saat Anda memiliki data lengkap mengenai kondisi internal dan eksternal dari trading Anda.

Baca juga: Bagaimana Cara Bangkit Setelah Mengalami Kerugian saat Trading? (Part 2)

3. Hindari jatuh kembali di lubang yang sama

Kelompok ketiga memilih untuk mundur dalam waktu yang lebih lama. Rasa kecewa yang dialami menjadikan mereka jauh lebih hati-hati. Sebelum analisis jelas mengenai penyebab kekalahan dan bagaimana menanggulanginya belum berhasil ditemukan, trader dari kelompok ini tidak akan kembali ke arena trading. Setiap keberhasilan dan kegagalan yang Anda alami akan membentuk perbandingan tertentu, baik sebagai win-loss ratio maupun risk- reward ratio.

Baca Juga  3 Macam Bisnis Valuta Asing Tanpa Trading

Anda tidak tertipu oleh angka rasio tinggi karena memiliki tingkat kemenangan tinggi tidak serta merta menjadikan Anda seorang trader sukses atau peraih keuntungan besar. Kecermatan Anda mengatur risiko juga turut menentukan. Anda pun mamp menetapkan waktu yang tepat untuk trading berdasarkan puncak masing-masing rasio yang Anda punya.

Jam terbang Anda sebagai seorang trader membuat Anda punya lebih banyak kesempatan mengenali dan memahami, baik karakter Anda sebagai trader maupun dinamika pasar yang tidak selalu mampu diprediksi tepat. Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya dan pada sebuah sudut pandang, ia menjadi kesempatan Anda untuk belajar memperbaiki diri.

Tinggalkan Balasan

loker online

Awas! Ini Ciri-ciri Penipu Loker Online (Part 2)

mobil listrik di indonesia

Mobil Listrik di Indonesia