in

Waktu Terbaik untuk Menjual Saham Berharga Tinggi

menjual saham berharga tinggi
4 Saham Perusahaan Rokok di Indonesia, Minat (C) TRIBUN

Banyak ahli mengatakan bahwa kesalahan umum investor dalam berinvestasi saham adalah mereka menjual saham berharga tinggi  terlalu cepat. Jadi, pertanyaannya adalah, “kapan waktu terbaik untuk menjual saham berharga tinggi?”

Beberapa ahli  akan menyarankan untuk tidak menjual saham berharga tinggi, sementara yang lain mungkin mengatakan bahwa menjual saham merupakan proses yang harus dilakukan dalam jual beli saham.

Baca juga: Berencana Menikah 3 Tahun Lagi? Simak Deretan Saham yang Menjanjikan Ini!

Ketika Anda memiliki saham dengan keadaan baik, maka Anda bisa bertanya-tanya apakah Anda harus mendapat untung sekarang atau menunggu tanda bahwa saham mengarah ke arah sebaliknya. Hal ini adalah beberapa tanda bahwa Anda harus menjual saham terbaik di pasar saham:

Fundamental perusahaan mulai gagal

Contoh fundamental perusahaan adalah penjualan, utang, dan arus kas. Setelah hal-hal itu menunjukkan tanda-tanda tertekan, maka, beberapa perubahan mungkin terjadi. Hati-hatilah, perubahan fundamental perusahaan dapat berdampak negatif terhadap harga saham.

Jika kegagalan fundamental perusahaan tersebut benar-benar terjadi, Anda tidak perlu menunggu pasar saham karena pendapatan atau penurunan fundamental lainnya. Anda harus siap untuk membongkar saham perusahaan selagi nilainya masih tinggi.

Baca Juga  Jangan Sampai Keliru! Bedakan Antara Investasi Saham dan Trading Saham (Part 2)

Saham menyentuh target harga

Investor biasanya menetapkan angka pada harga saham. Jadi, jika berada di bawah angka yang telah ditetapkan, mereka akan menjual saham. Selain itu, Anda juga dapat menetapkan batas atas untuk memicu penjualan Anda.

Baca juga: Hati-Hati Dengan Bandar Saham! Yuk, Lebih Mengenal Bandarmologi

Memotong dividen

Anda harus mempertimbangkan untuk menjual saham jika perusahaan mulai memotong atau menghilangkan dividen. Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Ini adalah peristiwa serius. Jika terjadi pemotongan deviden, berarti menunjukkan ada masalah keuangan yang serius di dalam perusahaan.

Berhati-hatilah dengan sering melakukan trading

Dalam investasi saham, pedagang biasanya ingin memaksimalkan investasi mereka. Tapi ingat, Anda tidak boleh memakan laba Anda dengan membayar biaya tinggi kepada broker saham Anda melalui terlalu banyak perdagangan. Lakukan beberapa perdagangan pintar, sebagai gantinya.

Tinggalkan Balasan

Nasib Saham perusahaan Erick Thohir

Erick Thohir Baru Sehari Jadi Menteri, 10 Saham BUMN Terbang

tips memilih broker emas

Investasi Emas Jauh Lebih Menguntungkan, Benarkah?