in

Mengenal Pola Triangle yang Wajib Diketahui Trader

News Trading adalah teknik untuk jual beli saham atau forex di pasar keuangan berdasarkan peluang trading yang muncul dari rilis berita

Pola Triangle merupakan salah satu pola yang sudah banyak dikenal di kalangan trader dalam analisa teknikal forex. Biasanya, pola ini memberi sinyal kelanjutan tren yang lama. Jika Anda bisa mengenalinya, maka pola ini bisa sangat membantu dalam mengamati price action.

Pola triangle ini merupakan pola trading horizontal. Sebelum terbentuk sempurna, awalnya triangle berada pada posisi paling lebar. Lalu, range trading menyempit terpengaruh oleh pasar bergerak sideways, dan di situlah titik-titik yang membentuk segitiga (triangle) terbentuk. Jika dilihat di chart, garis bawah pada segitiga mewakili support, sedangkan garis atas segitiga mewakili sisi overbought pasar, di mana investor akan menarik profit.

Berikut ini tiga jenis Pola Triangle

1. Pola Ascending Triangle

Ascending triangle terjadi ketika harga bergerak naik. Ini merupakan pola chart yang bullish, sangat mudah diidentifikasi dan bisa dipakai sebagai sinyal entri ataupun exit. Namun, pola ascending triangle ini hanyalah sebagai sinyal kelanjutan tren lama, bila ada suatu trend yang sedang berlangsung.

Baca Juga  7 Tanda-tanda Broker Scam yang Harus diketahui Trader

Awalnya, para buyer di pasar mungkin gagal menembus garis tren atas, dan membutuhkan waktu untuk mencoba-coba menembus level tersebut, sebelum akhirnya bisa membentuk level tinggi baru. Jika Anda sedang mengamati pola ini bisa memantau volume trading sebagai indikasi bahwa level tinggi baru akan terbentuk. Kebanyakan trader akan membuka posisi begitu price action menembus garis atas segitiga bersama dengan terjadinya peningkatan volume.

2. Pola Descending Triangle

Biasanya, Pola Descending Triangle ini terjadi ketika tren menurun (downtrend). Banyak yang menyebut pola ini sebagai sinyal bearish. Pola satu ini persis kebalikan dari Pola Ascending Triangle yang sudah dibahas sebelumnya.

Garis support pada pola triangle terbentuk dari kedua level rendah pada chart. Dalam pola ini pun, titik-titik harga yang membentuk level rendah tidak harus sama persis. Besar volume trading juga berperan penting dalam memberi sinyal breakout harga keluar dari segitiga ke arah bawah (bearish).

3. Pola Symmetric Triangle (Pola Segitiga Simetris)

Setelah mengenal dua pola yang dibahas sebelumnya, yang terakhirada Pola Symmetric Triangle (Pola Segitiga Simetris). Berbeda dengan dua pola sebelumnya, pola segitiga simetris terjadi di pasar yang arah harganya tidak jelas. Tak heran jika garis tren atas dan bawah terlihat sama saja, tak ada yang flat.

Baca Juga  TradingFX dan Judi Sama. Benarkah?

Dalam kondisi pasar seperti ini, level tinggi dan level rendah terlihat membentuk dua garis yang berbentuk corong, tanpa ada volume trading yang berubah secara signifikan. Investor biasanya tidak mengetahui posisi apa yang akan diambil. Breakout kerap terjadi ke arah tren yang sedang berlangsung di timeframe yang lebih besar. Anda disarankan lebih baik mencari titik entry setelah titik breakout muncul untuk buka posisi setelah terbentuknya pola symmetrical triangle.

Tinggalkan Balasan

Keuntungan Trading melalui Broker Forex dengan Rekening Bank Lokal

Sebelum mengajukan kartu kredit, penting bagi Anda untuk beberapa ketentuan di dalamnya. Berikut adalah beberapa ketentuan kartu kredit paling umum yang perlu diketahui semua orang

Ketentuan Kartu Kredit yang Wajib Anda Pahami