in

Pola Symmetric Triangle yang Harus Diketahui Trader

Pola Symmetric Triangle yang Harus Diketahui Trader (C) SEPUTAR FOREX
Pola Symmetric Triangle yang Harus Diketahui Trader (C) SEPUTAR FOREX

Pola Symmetric Triangle merupakan satu dari tiga Pola Triangle yang sudah populer di mata para trader. Biasanya, pola ini sering dipakai dalam analisa teknikal forex.

Seperti diketahui, Pola Triangle ada tiga jenis. Ada Pola Ascending Triangle, Desscending Triangle, dan terakhir Symmetric Triangle. Ketiga pola itu punya ciri khas masing-masing.

Para trader harus mengetahui, pola triangle ini akan memberi sinyal kelanjutan tren yang lama. Jika Anda bisa mengenalinya, maka pola ini bisa sangat membantu dalam mengamati price action.

Pola triangle ini merupakan pola trading horizontal. Sebelum terbentuk sempurna, awalnya triangle berada pada posisi paling lebar. Lalu, range trading menyempit terpengaruh oleh pasar bergerak sideways, dan di situlah titik-titik yang membentuk segitiga (triangle) terbentuk. Jika dilihat di chart, garis bawah pada segitiga mewakili support, sedangkan garis atas segitiga mewakili sisi overbought pasar, di mana investor akan menarik profit.

Lalu, Apakah yang Dimaksud Pola Symmetric Triangle?

Selain Pola Ascending dan Pola Descending, ada pula yang namanya Pola Symmetric Triangle. Pola ini bisa juga disebut Pola Segitiga Simetris.

Baca Juga  Jenis - Jenis Pending Order untuk Transaksi Buy/Sell

Berbeda dengan dua pola sebelumnya, pola segitiga simetris ini terjadi di pasar yang arah harganya tidak jelas. Tak bisa dilihat, apakah arah tren harga pasar sedang uptrend (bullish) ataukah downtren (bearish). Situasi ini membuat garis tren atas dan bawah terlihat sama saja. Jika dilihat pada gambar, memang tak ada yang flat.

Indikasi Pola Symmetric Triangle

Dalam situasi pasar seperti ini, level tinggi dan level rendah terlihat membentuk dua garis yang berbentuk corong. Tak ada volume trading yang berubah secara signifikan. Dua garis itu yang membentuk segitiga simetris.

Pada situasi ini, investor biasanya tidak mengetahui posisi apa yang akan diambil. Hal ini membuat breakout kerap terjadi ke arah tren yang sedang berlangsung di timeframe yang lebih besar. Sarannya, Anda lebih baik mencari titik entry setelah titik breakout muncul. Anda juga disarankan untuk buka posisi setelah terbentuknya pola symmetrical triangle.

Tinggalkan Balasan

Bersiaplah Shopping Lovers! Hujan Diskon di Harbolnas 2019

Kelebihan dan kekurangan e-banking

Kelebihan dan Kekurangan e-Banking yang Wajib Anda Ketahui!