in

Cryptocurrency Wallet: Penyimpanan Uang Digital – Part 2

Keperluan dan tujuan berbeda membuat masing-masing trader memiliki kecocokan berbeda terhadap jenis cryptocurrency wallet yang tersedia di pasar. Hal ini pula yang menghadirkan berbagai jenis cryptocurrency wallet yang dapat dipilih. Apa saja jenis-jenis cryptocurrency wallet yang ada, beserta perbedaannya satu sama lain?

Hardware wallet

Menggunakan perangkat keras seperti stik USB, dompet ini dinilai sebagai dompet mata uang kripto teraman di antara jenis lainnya. Meskipun trasaksi berlangsung daring, kunci privat Anda tersimpan secara luring, sehingga lebih terlindung dari ancaman peretasan. Sayang, hardware wallet tergolong mahal.
Beberapa merek hardware wallet yang terkenal di antaranya  Ledger Nano X, Ledger Nano S, TREZOR, dan KeepKey.

 Desktop wallet

Sesuai namanya, cryptocurrency wallet jenis ini mengharuskan Anda mengunduh dan mengoperasikannya dari satu komputer tersendiri. Memang, tingkat keamanannya masih tergolong cukup tinggi, namun apabila komputer Anda terserang virus atau teretas, dana Anda terancam hilang seluruhnya. Namun, ada aplikasi yang menyediakan fitur recovery dan penyimpanan dengan kunci tercetak.
Electrum terpilih menjadi desktop wallet terbaik tahun 2019. Aplikasi ini dapat dioperasikan dengan Windows, Mac OS X, Linux, Python, dan Android.

Baca Juga  Struktur Pasar Forex yang Harus Diketahui Trader

 Online wallet

Terhubung daring dengan akses internet, Anda dapat memiliki dompet uang kripto dengan mengakses situs online wallet. Beberapa di antaranya adalah Coinbase, My Etherwallet, dan Blockchain.
Namun, dibandingkan dompet-dompet yang tidak terhubung daring, online wallet punya kemungkinan lebih besar untuk diretas. Dengan demikian, Anda perlu memastikan keamanan transaksi Anda.

Mobile wallet

Mirip dengan online wallet, Anda bisa mengakses cryptocurrency wallet melalui ponsel pintar Anda. Tersedia aplikasi khusus seperti Mycelium, Jaxx, Coinomi, dan Edge, siap diunduh ke dalam ponsel Anda.
Transaksi via mobile apps terbilang lebih mudah dan praktis ketimbang menggunakan desktop atau perangkat keras lainnya. Karena ada risiko keamanan seperti ponsel hilang dan membuat akses dompet bisa berpindah tangan, sebaiknya Anda mencari fitur back-up sebagai langkah antisipasi.

Paper wallet

Tergolong dalam dompet “dingin” yang tidak terhubung daring, paper wallet pada dasarnya mencetak kunci-kunci pengamanan dompet Anda dalam kertas. Kunci-kunci ini juga Anda dapatkan melalui akses situs generator, seperti bitaddress.org dan walletgenerator.net.
Keamanan dompet ini tergolong tinggi, meskipun tidak disarankan untuk pemula karena tingkat kesulitannya yang lebih tinggi pula dibandingkan jenis dompet lainnya.

Baca Juga  Crypto Bisnis Berjuang untuk Mendapatkan Layanan Perbankan

 

Demi keamanan yang terjaga, Anda disarankan untuk menggunakan otentikasi berlapis, menggunakan perangkat lunak terbaru, dan memiliki cadangan dalam setiap akun dompet virtual ini. Pertimbangkan pula kemudahan akses Anda sehari—hari sehingga fungsi dompet bisa berjalan optimal.

Tinggalkan Balasan

Keuntungan Trading di Broker AxiTrader (AxiCorp)

Keuntungan Trading di Broker AxiTrader (AxiCorp)

e-Wallet JP Morgan: Terobosan untuk e-Commerce