in

Jenis – Jenis Pending Order untuk Transaksi Buy/Sell

order pending

Untuk melakukan order atau membuka posisi transaksi buy/sell terdapat dua pilihan tipe order yaitu market execution dan pending order.

Market execution artinya order langsung diteruskan saat itu juga pada harga yang sedang berjalan. Sedangkan pending order artinya menunda memasuki pasar sampai menyentuh angka tertentu di masa depan dengan harapan mendapatkan harga yang lebih baik..Namun tidak ada jaminan order akan pasti tereksekusi karena tergantung pada pergerakan pasar pada waktu yang telah ditentukan. 4 jenis pending order:

1. Stop Order Buy

jenis order ini perlu dilakukan jika anda memprediksi bahwa harga mata uang akan terus meningkat Pilihan buy ini dipilih agar kenaikan signifikan tersebut bisa dimanfaatkan dengan pemilihan sell saat harganya telah berada di tingkat yang dirasa maksimal.

Contoh kasus: Dalam sebuah momen, kurs GBP/USD adalah 1,8000. Anda memprediksi, harganya akan terus bergerak naik jika mencapai angka 2,0000. Untuk itu, tempatkan stop order buy di angka 2,0000 sehingga anda pun akan otomatis melakukan buy ketika kurs mencapai harga tersebut.

Baca Juga  Broker Properti Online, Peluang Bisnis Modal Kecil di Kutai Kartanegara

Tapi ketika melakukan itu, anda harus yakin bahwa harga benar benar akan meningkat. Ingat, kerugian besar akan didapat jika harga malah mengalami penurunan.

2. Stop Order Sell

Stop order sell adalah kebalikan dari stop order buy. Itu karena, order ini akan dipilih saat anda memprediksi bahwa sebuah kurs akan mengalami penurunan terus menerus saat mencapai harga tertentu di bawah harga sekarang. Ketahuilah, order ini akan membuat anda memilih sell saat harga yang diprediksi tercapai.

Contoh kasus: Misal kurs GBP/USD yang sekarang berada di angka 1,80000. Jika anda menganalisa bahwa penurunan akan terus terjadi saat harga kurs berada di angka 1,60000, sekarang waktu yang tepat untuk memilih stop order sell. Itu karena, anda pun akan langsung melakukan sell saat harga 1,60000 tercapai dan anda pun bisa langsung melakukan buy saat penurunan tersebut dirasa telah maksimal.

3. Limit Order Buy

Limit order buy adalah jenis pending order yang harus dipilih saat anda memprediksi bahwa harga kurs akan mengalami peningkatan signifikan saat mencapai harga tertentu di bawah harga sekarang. Tentu, jenis pending order ini akan membuat anda melakukan buy.

Baca Juga  Trader, Perhatikan 5 Poin ini untuk Mendapatkan Broker yang Aman

Contoh kasus: dijelaskan bahwa kurs GBP/USD sekarang berada di angka 1,80000. Jika analisa anda mengatakan bahwa harga nya akan langsung melonjak saat mencapai angka 1,60000, langsung lah pilih limit order buy. Tapi ingat, selalu pastikan analisa tersebut sudah tepat. Jangan sampai harga kurs malah terus menurun saat anda telah memilih limit order buy.

4. Limit Order Sell

Secara singkat, limit order sell adalah singkatan dari limit order buy.  Itu karena, ini adalah prediksi dimana anda meyakini bahwa harga kurs akan mengalami penurunan saat mencapai harga tertentu di atas harga sekarang.

Contoh kasus: Jika harga GBP/USD sekarang adalah 1,80000. Anda harus memilih limit order sell jika menganggap bahwa sebuah harga yang lebih tinggi dari 1,80000 akan menyebabkan penurunan yang signifikan.

Baca juga: REVIEW BROKER: Agrodana Futures (PT Agrodana Futures)

Tinggalkan Balasan

REVIEW BROKER: Agrodana Futures

REVIEW BROKER: Agrodana Futures (PT Agrodana Futures)

Triangular Moving Average (TMA) untuk Kesuksesan Trading Anda