in

3 Teknik Dasar Trading Forex yang Wajib Diketahui Trader

3 Teknik Dasar Trading Forex yang Wajib Diketahui Trader

Banyak teknik yang bisa dicoba oleh para trader, terutama bagi trader pemula saat melakukan aktivitas trading. Namun, setidaknya ada 3 teknik dasar trading forex yang wajib diketahui.

Para trader kerap mencari teknik terbaik yang bisa membuat mereka mendapatkan banyak keuntungan finansial secara instant saat melakukan trading. Kebanyakan dari mereka tidak menyadari pentingnya belajar forex tahap demi tahap.

Para trader berpengalaman pun bahkan masih wajib belajar terus agar selalu bisa menyesuaikan diri dengan kondisi pasar. Kuncinya adalah adaptasi, karena situasi dan kondisi pasar selalu berubah-ubah. Bisa jadi, salah satu teknik yang Anda gunakan bisa mendatangkan pundi-pundi uang. Namun, di lain waktu, dengan teknik yang sama, belum tentu keberuntungan yang sama akan berpihak pada Anda. Karenanya, penyesuaian wajib dilakukan

Berikut ini 3 teknik dasar trading forex yang wajib diketahui para trader.

1. Trading Berdasarkan Tren

Seorang trader, haruslah lihat dalam mengamati tren pasar yang sedang berlangsung. Tak heran jika trading berdasarkan tren ini sampai dijadikan teknik dalam melakukan aktivitas trading.

Baca Juga  5 Kesalahan dalam Forex Trading #4, Over Trading

Melawan tren adalah sebuah tindakan yang berbahaya bagi seorang trader. Memang, ada teknik trading forex “melawan tren”, namun untuk memudahkan dalam memanen profit, Anda dianjurkan untuk mengikuti tren saja.

Pada prinsipnya, teknik mengikuti tren pasar ini, seorang trader wajib memahami kapan membuka posisi ‘buy’, dan kapan melakukan ‘sell’. Dalam hal ini, ketika ada uptrend (tren sedang naik), maka trader sebaiknya hanya buka posisi ‘buy’ saja. Sebaliknya, saat terjadi downtrend (tren sedang turun), sebaiknya hanya buka posisi ‘sell’ saja.

2. ‘Buy’ Saat di Level Support

Seorang trader direkomendasikan untuk membuka posisi ‘buy’ pada suatu pair (pasangan mata uang) saat harga berada di level support (terendah). Di sini ekspektasinya adalah harga akan berbalik naik setelah mencapai level terendah. Maka, para trader wajib mempelajari teori support-resistance dengan baik.

Para trader direkomendasikan menguasai teknik trading forex dengan melakukan buy ketika harga bullish sedang terkoreksi. Yang harus diketahui, saat tren bullish pun harga tak melulu bisa naik terus. Beberapa kali, grafik “terkoreksi”, mundur, sebelum kemudian naik lagi. Nah, Anda disarankan untuk melakukan ‘buy’ terhadap suatu pair forex pada momen-momen terbaik tersebut.

Baca Juga  Ingin Terjun ke Bisnis Forex? Inilah Persiapan yang Harus Anda Lakukan (part 1)

Bagaimana untuk mengetahui kalau harga akan melesat naik lagi atau terus berbalik turun? Untuk ini, perlu dipelajari dan dipraktekkan dulu berbagai teknik mengenali support-resistance.

3. ‘Sell’ di Level Resistance

Teknik ini merupakan kebalikan teknik kedua di atas, di mana para trader direkomendasikan untuk membuka posisi “sell” pada saat harga berada di puncak (level resistance). Di saat itu, harga akan berbalik dari naik ke turun.

Momen tersebut juga dinilai sebagai saat-saat terbaik mengambil langkah untuk melakukan ‘sell’ ketika tren bearish sedang terkoreksi. Ketika ada pair yang sedang anjlok, untuk beberapa saat harga akan merosot terus. Namun, suatu ketika akan ada momen di mana harga seolah-olah akan berbalik naik. Saat terjadi ‘koreksi’ semacam ini, trader harus bersiap. Sebenarnya, harga tidak naik terus, melainkan justru cenderung melanjutkan tren awalnya, yaitu bearish.

 

Tinggalkan Balasan

Mengapa Anda Bisa Mengalami Margin Call Pada Saat Trading?

IPO (Initial Public Offering)

Deretan Emiten dengan Nilai IPO Luar Biasa di Dunia (Part 2)