in

5 Kesalahan yang Harus Dihindari oleh Trader Kripto

kesalahan trader kripto
(C) shutterstock

Ketika memulai untuk melakukan trading mata uang kripto, pasti Anda akan berusaha semaksimal mungkin agar mendapatkan kesuksesan yang diinginkan. Tetapi dalam prosesnya, banyak para trader kripto melakukan kesalahan yang sering kali tidak disadarinya dan hal tersebut menimbulkan kerugian.

Saat Anda mengambil keputusan untuk terjun dalam trading mata uang kripto, Anda pastinya akan menghadapi sebuah risiko yang nyata dan kesalahan dalam trading tidak bisa dianggap remeh. Sebab, sekecil apapun kesalahan yang Anda perbuat di dalam trading kripto, hal tersebut pasti akan merugikan anda.

Berikut 5 kesalahan umun yang sering dilakukan oleh trader kripto:

 

1. Menggunakan Modal Atau Uang Asli.

Ketika Anda melakukan trading untuk yang pertama kalinya dalam hidup, Anda sebaiknya menggunakan akun demo terlebih dulu. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kerugian nyata yang akan Anda alami, saat melakukan trading menggunakan akun sungguhan.

Selain itu, ketika Anda melakukan trading menggunakan akun demo, Anda akan belajar banyak tentang bagaimana sistem itu bekerja. Sehingga Anda dapat meminimalisir kesalahan-kesalahan di masa depan saat Anda melakukan trading di akun real atau menggunakan uang atau modal asli.

Baca Juga  Bagaimana Cara Bangkit Setelah Mengalami Kerugian saat Trading? (Part 2)

2. Melakukan Perdagangan Tanpa Menggunakan Stop Loss

Stop Loss adalah nilai batasan harga terendah yang ditentukan untuk membatasi kerugian. Penggunaan Stop Loss sangat penting dalam trading kripto. Karena hal ini akan meminimalisir habisnya seluruh modal anda dengan waktu cepat.

Trader pemula cenderung trading berdasarkan emosional dan psikologis yang masih rentan, sehingga ketika mereka mengalami kerugian dalam tradingnya, mereka akan langsung panik. Seorang trader harus mampu menerima kerugian dan beralih pada perdagangan berikutnya.

3. Memasang Risiko Trading Yang Melebihi Batas

Dalam trading kripto, pada umumnya trader pemula tertarik pada gagasan di mana dapat mendapatkan uang atau kekayaan dengan cara cepat dan mudah. Bagaimana tidak? Hanya dengan memilih Buy atau Sell, Anda memang berpeluang mendapatkan uang puluhan bahkan ratusan dolar.

Hal tersebut membuat para trader dalam melakukan perdagangannya tidak didasari pada pertimbangan dan analisis yang matang. Sehingga, hasilnya malah membuat trader pemula rugi.

4. Tidak Memiliki Indikator Dan Sistem Trading Yang Baik

Trader pemula biasanya masih kebingungan dalam menggunakan indikator yang tepat untuk digunakan dalam analisis grafik harga. Karena itu, trader seringkali menggunakan indikator yang mereka dapat mengerti saja.

Baca Juga  Trading dengan Akun Sen (Cent)

Ada juga yang hanya sekedar ikut-ikutan saja tanpa menyesuaikan dengan kebutuhan. Sehingga, trader tidak mengetahui seberapa besar persentase keberhasilan dari indikator tersebut. Selain itu, trader pemula juga belum memiliki sistem trading yang baik.

5. Menggunakan Leverage

Leverage adalah pedang bermata dua. Mengapa dapat disebut seperti itu? Karena dapat meningkatkan profit saat perdagangan Anda menguntungkan, namun leverage juga mampu memperburuk kerugian Anda, saat perdagangan Anda dalam keadaan rugi.

Leverage hanya dianjurkan digunakan oleh trader yang sudah berpengalaman dan telah mendapatkan keuntungan secara konsisten selama bertahun-tahun.

Untuk menghindari kesalahan – kesalahan yang umum dilakukan oleh trader mata uang kripto tersebut, sebaiknya, Anda mempelajari dan memahami terlebih dahulu mengenai trading kripto, sebelum Anda benar-benar memutuskan untuk trading kripto. Karena ini berhubungan dengan modal Anda.

3 Efek Yang Membebani Pertumbuhan Ekonomi Akibat Virus Corona

jenis index saham

12 Kriteria Jenis Indeks Saham yang Harus Anda Ketahui