in

2 Teknik Trading Pasangan Mata Uang EUR/USD

Teknik Trading PAsangan mata uangEUR/USD dengan Strategi London Breakout
Teknik Trading EUR/USD dengan Strategi London Breakout

Pasangan mata uang EUR/USD bisa dikatakan paling populer di dunia. Mengapa? Karena pasangan mata uang ini sering menjadi headline dalam berita pasar forex dunia.

Dari Seputar Forex, mata uang Euro disebut sebagai “anti dolar” karena sangan sensitif terhadap data perekonomian Amerika serikat. Jika anda trading pasangan mata uang EUR/USD, berikut ini adalah tips agar trading Anda menuai profit:

1. Teknik Trading Jam 7 Pagi

Teknik trading yang pertama ini dilaksanakan dengan acuan harga awal sesi Asia, yaitu sekitar pukul 12:00 GMT, atau 07:00 WIB. Langkah-langkahnya:

  • Sekitar dua jam setelah pembukaan sesi Asia, pastikan bahwa dua candle Hourly sudah terbentuk sempurna dan grafik mulai membentuk candle ketiga. Agar lebih mudah, tandailah candle yang terbentuk saat jam pembukaan sesi Asia pukul 12:00-13:00 GMT tadi sebagai candle pertama.
  • Apabila penutupan (Close) candle kedua berada di atas level High candle pertama, maka pergerakan harga diperkirakan akan naik, sehingga direkomendasikan untuk buka posisi Buy. Sebaliknya, jika penutupan (Close) candle kedua berada di bawah level Low candle pertama, berarti arah pergerakan akan turun, sehingga direkomendasikan agar membuka posisi Sell.
Baca Juga  7 Cara Broker Forex Mencurangi Trader

Take Profit dan Stop Loss bisa dilakukan berdasarkan aturan rasio risk/reward, penilaian Anda mengenai situasi pasar setelahnya, ataupun dengan menerapkan Trailing Stop.

2. Teknik Trading EUR/USD dengan Exponential Moving Averages (EMA)

Berbeda dengan teknik jam7 pagi, teknik ini memanfaatkan indikator Exponential Moving Average (EMA) yang diterapkan pada grafik time frame 5 Menit (M5). Namun, aturannya sama sederhananya dengan kedua strategi sebelumnya. Berikut ini langkah-langkahnya:

  • Pasang tiga indikator EMA pada timeframe M5, masing-masing dengan period 8, 20, dan 90. Set warna berbeda-beda untuk setiap garis EMA. Dalam contoh ini, EMA 8 berwarna merah, EMA 20 berwarna biru, sedangkan EMA 90 berwarna kuning.
  • Apabila EMA 8 melintasi EMA 20 dan EMA 20 dari atas ke bawah, maka itu merupakan sinyal Sell. Sedangkan jika EMA 8 melintasi EMA 20 dan EMA 90 dari bawah ke atas, maka itu merupakan sinyal Buy. Sebagai contoh, perhatikan kotak-kotak hijau pada screenshot di atas.
  • Anda bisa open posisi saat EMA 8 baru melintasi EMA 20 saja. Namun, hati-hatilah pada kemungkinan fake sebagaimana nampak dalam kotak merah. Terlihat bahwa EUR/USD menanjak setelah EMA 8 melintasi EMA 20, tetapi kemudian jatuh lebih jauh lagi setelah EMA 8 gagal menembus EMA 90.Karena ini merupakan salah satu tipe scalping, maka sebaiknya tentukan ambang Take Profit antara 5-15 pips saja. Sedangkan Stop Loss bisa diterapkan tepat pada garis EMA yang berada di atas atau di bawah harga.
Baca Juga  Stop Trading Forex? Keputusan Yang Baik Kah?

Teknik yang simpel dan mudah diterapkan, bukan? selain 2 teknik di atas, ada teknik trading EUR/USD yang lain. Bacalah artikel Teknik Trading EUR/USD dengan Strategi London Breakout untuk cuan yan lebih besar.

harga kurs Rupiah

Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 17 Februari 2020

nilai mata uang EUR/USD

3 Faktor Penggerak Nilai Mata Uang EUR/USD