in

Sejarah Trading Forex yang Harus Diketahui Trader (2)

Sejarah Trading Forex yang Harus Diketahui Trader

Sejarah trading forex cukup panjang, bahkan dimulai sejak Sebelum Masehi. Sejarah itu dibagi menjadi tiga bagian. Pada artikel sebelumnya, dijelaskan bagian zaman akhir era barter dan dimulainya era tukar-menukar uang.

Sejarah Trading Forex Modern

Dalam catatan sejarah sejumlah daerah di belahan dunia, aktivitas tukar-menukar uang sudah berlangsung sejak zaman Sebelum Masehi. Namun, sejarah trading forex modern seperti sekarang ini baru dimulai sejak pasca Perang Dunia II.

Awal ceritanya bermula dari terjadinya kekacauan dan krisis ekonomi pada akhir Perang Dunia II. Kondisi ini membuat para pemerintah negara-negara yang tergabung dalam Sekutu merasa perlu membuat sebuah sistem yang nantinya akan mampu menyatukan perekonomian global. Akhirnya, lahirlah apa yang disebut ‘Sistem Bretton Woods’ sebagai solusinya.

Apa Itu Sistem Bretton Woods?

Sistem itu muncul di kota yang juga bernama Bretton Woods, negara bagian New Hampshire, Amerika Serikat. Kota itu, untuk pertama kalinya memiliki aturan resmi untuk mengatur hubungan moneter antar negara pada tahun 1944. Amerika Serikat yang kala itu menguasai dua pertiga cadangan emas dunia bersikeras agar sistem itu disandarkan pada emas dan Dolar AS.

Baca Juga  Penyebab dan Cara Mengatasi Metatrader yang tidak Terhubung

Akhirnya, Amerika Serikat membuat sistem ini memaksa semua negara yang terlibat di dalamnya untuk mengkaitkan nilai mata uangnya dengan emas dan Dolar AS. Namun, situasi ini tak berlangsung lama. Pada 15 Agustus 1971, Amerika Serikat secara sepihak memutus hubungan mata uangnya dengan emas, sehingga secara otomatis mengakhiri sistem Bretton Woods.

Keputusan itu kemudian membuat nilai Dolar pun tak lagi didapat dari cadangan emas yang dimiliki, melainkan hanya dari janji pemerintah AS saja. Namun, tindakan tersebut malah membuat banyak negara di dunia menjadikan Dolar AS sebagai mata uang cadangan negara mereka.

Sejak saat itu pula, nilai tukar antar mata uang tak lagi ditentukan secara baku, melainkan dengan cara menuruti sistem ekonomi sederhana: permintaan (demand) dan pasokan (supply). Hal ini lantas mendorong terciptanya fase anyar dalam sejarah trading forex yang biasa disebut periode nilai tukar mengambang (floating exchange rate system).

Era Trading Forex Konvensional Dimulai

Setelah adanya periode nilai tukar mengambang (floating exchange rate system), era trading forex konvensional pun dimulai. Transaksi jual-beli mata uang mulai dilakukan oleh bank-bank, sedangkan pihak lain seperti pemerintah dan perusahaan-perusahaan harus menghubungi bank sebagai perantara.

Baca Juga  Berbagai Macam Tipe Broker di Forex Market

Perusahaan-perusahaan yang akan melakukan trading itu dapat mengkontak bank via telepon, lalu bank mencatat di harga berapa suatu mata uang dibeli atau dijual. Dari situasi itu, akhirnya terciptalah pasar interbank sebagai suatu jaringan tak terpusat (over-the-counter). Over-the-counter maksudnya mata uang dipertukarkan dan nilai tukar mata uang mengalami perubahan secara dinamis.

Bersambung..

Sumber: https://www.seputarforex.com/artikel/sejarah-trading-forex-62022-31

Sejarah Trading Forex yang Harus Diketahui Trader

Sejarah Trading Forex yang Harus Diketahui Trader

Sejarah Trading Forex yang Harus Diketahui Trader

Sejarah Trading Forex yang Harus Diketahui Trader (3)