in

Day Trader atau Retail Trader Forex, Siapakah Dia?

Day Trader atau Retail Trader Forex, Siapakah Dia?
Day Trader atau Retail Trader Forex, Siapakah Dia? (C) PUTRAS FOREX

Dalam dunia trading forex dikenal istilah Day Trader atau Retail Trader Forex. Lalu, siapakah dia? Bisa jadi Anda sendiri, teman, tetangga, atau bahkan saudara Anda sendiri.

Retail Trader Forex umumnya adalah mereka para trader yang modalnya minim sekali, namun tetap ingin berpartisipasi dalam aktivitas trading untuk bisa mendapatkan keuntungan di pasar forex. Kadang, Day Trader atau Retail Trader melakukan aktivitas tradingnya menggunakan uang mereka sendiri, atau bisa juga uang orang lain yang diinvestasikan melalui orang tersebut.

Trader ini biasanya bukanlah trader profesional, melainkan hanyalah karyawan perusahaan/institusi yang bergerak dalam bidang bisnis keuangan. Tugasnya adalah mengelola dana investasi dari klien. Ia menjalankan bisnis mutual fund partikelir yang menginvestasikan dananya di bisnis trading.

Penghasilan trader forex ini didapat dari hasil trading yang mereka lakukan, atau langsung dari kliennya. Trader yang prosentase penghasilannya tergantung dari keuntungan tradingnya cenderung lebih berhati-hati dan bertanggung jawab pada setiap langkah yang diambilnya. Sementara, yang sudah pasti nominal komisinya biasanya asal-asalan dalam bertrading.

Baca Juga  Cryptocurrency Trading bagi Pemula – Part 2

Menjadi Day Trader atau Retail Trader Forex

Enak sekali menjadi Day Trader atau Retail Trader Forex. Anda bisa bertrading tanpa modal sekalipun, dengan cara memanfaatkan dana orang lain yang diinvestasikan sebagai modal. Bisa jadi, dana tersebut dipakai untuk belajar trading di akun demo broker, di mana tak ada risiko kerugian yang harus ditanggung.

Mereka yang bertrading tanpa uang sendiri ini kerap menyebarkan berbagai macam metode analisis yang belum tentu kebenarannya. Mengingat bukan uangnya sendiri, mereka kerap tidak berpikir mengenai risiko kerugian. Ini merupakan salah satu perbedaan pendekatan emosional dan psikologis antara mereka yang bertrading dengan menggunakan uang sendiri dengan mereka yang melakukan trading dengan menggunakan uang orang lain.

Banyak pula perusahaan/institusi bisnis keuangan yang mempekerjakan trader dengan tugs mengelola dana dari klien mereka. Namun, kenyataannya mayoritas trader itu merupakan orang-orang yang hanya menunggu perintah dari klien mereka untuk melakukan aksi jual atau bell. Apesnya jika ternyata mereka tidak memiliki kemampuan analisis apapun atas dinamisme pasar. Hal ini kan berpengaruh terhadap peluang mendaptkan keuntungan bagi kliennya.

Baca Juga  Trading Bisa di Mana pun Tanpa Khawatir Virus Corona
Investasi obligasi

Investasi Obligasi, Investasi Apa Itu?

memilih Investasi Ala Lo Kheng Hong

7 Kiat Memilih Investasi Ala Lo Kheng Hong