in

Aturan Main Trading Forex, Apa Saja? (2)

Aturan Main Trading Forex, Apa Saja?

Di benak para trader pemula biasanya muncul pertanyaan, bagaimana sih aturan main trading forex itu? Apa saja yang harus dipahami? Mudah atau tidak? Ada yang berpikir semuanya itu mudah, asal membeli mata uang di harga terendah, lalu menjualnya di harga tertinggi sudah mendapat keuntungan. Padahal, aturan mainnya tak sesederhana itu.

Berikut 10 Aturan Main Trading Forex Selanjutnya

5. Dua Jenis Harga dalam Trading Forex

Jika Anda pernah masuk ke Money Changer untuk menukar valuta asing (valas), tentu ada dua jenis kurs, yaitu kurs jual dan kurs beli. Sama halnya dengan trading forex. Semua harga ditulis dalam dua harga: bid dan ask, di mana harga bid umumnya lebih rendah dibandingkan dengan harga ask.

Yang disebut harga bid adalah harga di mana broker bersedia membeli base currency dan menjual quote currency. Harga ini adalah harga yang dipakai jika kita akan sell suatu pair mata uang.

Harga ask yang juga disebut sebagai offer, adalah harga di mana broker bersedia menjual base currency dan membeli quote currency. Harga ini adalah harga yang biasa dipakai ketika ingin melakukan buy suatu pair mata uang.

Baca Juga  Stop Entry Order dalam Trading Forex, Apa Itu?

6. Satuan Pip untuk Menghitung Pergerakan Harga

Pergerakan harga dalam trading forex dihitung sejak mulai dari beberapa angka di belakang koma. Satuan untuk menghitung pergerakan harga ini disebut “pip”. Yang dimaksud dengan pip adalah unit pengukuran yang memperlihatkan perubahan nilai antara dua mata uang. Contohnya, pair USD/JPY bergerak dari angka 91.23 ke 91.24. Nah, kenaikan 0.01 ini disebut satu pip.

Biasanya, pip berupa desimal terakhir yang berada pada satu kuotasi nilai mata uang. Pair forex sendiri biasanya muncul dengan empat angka desimal, meskipun beberapa pair (kecuali pair cross Yen Jepang) memiliki dua angka desimal.

7. Leverage dan Margin Meminimalisir Jumlah Modal

Ada istilah Margin Trading di dunia trading forex, yang memungkinkan para trader untuk bertrading dengan modal jauh lebih kecil daripada yang sesungguhnya dibutuhkan untuk mengakses pasar forex. Normalnya, memang dibutuhkan dana jutaan Dolar Amerika untuk bermain forex seperti para trading profesional pada umumnya. Dengan adanya Margin Trading membuat Anda bisa melakukan trading dan tetap berupaya mengais keuntungan.

Baca Juga  Trader Sukses vs Trader Gagal, apa Perbedaannya?

Yang disebut Margin Trading sebenarnya adalah aktivitas trading aset-aset finansial menggunakan dana yang dipinjam dari broker, setelah menyetorkan sejumlah dana sebagai “jaminan”. Meskipun cuma dana pinjaman, trader tak harus membayar bunga kepada broker, karena trading forex adalah trading secara non-fisik. Maksudnya, broker tidak perlu menyerahkan uang berlembar-lembar, sekalipun totalnya jutaan Dolar Amerika kepada trader. Sebagai trader, Anda pun cukup membayar biaya trading alias spread sebagai komisi berupa “uang maya”.

Sementara itu, Leverage adalah ‘daya ungkit’ yang ditawarkan broker agar kita bisa bertrading besar meski modal kita kecil. Dengan leverage, trader tidak perlu secara nyata menyiapkan modal 10,000 USD untuk bertrading. Intinya, Anda cukup memberikan jaminan, meski hanya dalam jumlah kecil, untuk memperoleh modal 10,000 USD tersebut.

Misalnya, dengan leverage 1:100, trader cukup memberikan 100 USD kepada broker untuk memperoleh “modal” 10.000 USD. Jika modal 10,000 USD itu dipakai untuk bertrading dan mendapat untung seperti di contoh tadi, maka keuntungan tetap 100 USD. Artinya, para trader tetap bisa memiliki kesempatan mendapatkan untung 100 persen sekali trading.

Baca Juga  10 Broker Yang Menyediakan Copy Trading

Bersambung ke aturan main trading forex selanjutnya..

Sumber: https://www.seputarforex.com/belajar/forex/aturan-cara-trading-forex/

Rekomendasi Pasangan GBP/USD 16 – 20 Maret 2020

Rekomendasi Pasangan GBP/USD 16 – 20 Maret 2020

Aturan Main Trading Forex, Apa Saja?

Aturan Main Trading Forex, Apa Saja? (3)