in

Menjadi Trader Rumahan, Apa Saja Persiapannya?

Menjadi Trader Rumahan, Apa Saja Persiapannya?
Menjadi Trader Rumahan (C) KOMPASIANA

Menjadi trader rumahan bisa jadi adalah jawaban sekaligus solusi terhadap kekhawatiran makin merebaknya virus corona di sejumlah daerah di Indonesia. Lalu, apa saja sih yang harus disiapkan oleh para trader sebelum menekuni profesi ini.

Belakangan ini, merebaknya virus Covid 19 alias corona itu memaksa aneka kegiatan yang sifatnya mendatangkan konsentrasi massa dalam jumlah banyak dihentikan. Di sejumlah kota, kepala daerahnya sudah menyatakan penyebaran virus corona ini sebagai kejadian luar biasa (KLB). Bahkan, di sejumlah negara luar negeri sudah memberlakukan Lock Down alias menutup akses keluar masuk ke negara tersebut.

Berdiam diri di rumah dan tidak berkunjung ke mana-mana dianggap menjadi solusi tepat untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Pihak berwenang menyebut virus tersebut dapat menular melalui sentuhan atau kontak fisik langsung dengan mereka yang sudah terjangkit. Meski dapat menyebabkan kematian di sejumlah tempat, tak sedikit pula mereka yang sudah suspect virus corona dapat disembuhkan. Sebenarnya, untuk mencegah penularan virus ini selain membatasi berjabat tangan, Anda bisa menjaga kebersihan dengan rajin cuci tangan dengan sabun/hand sanitizer, serta menjaga imunitas tubuh.

Baca Juga  Trader, Perhatikan 5 Poin ini untuk Mendapatkan Broker yang Aman

Menjadi seorang trader rumahan, sebenarnya, ada dua pilihan. Pertama, Anda benar-benar menjadikan trader sebagai profesi yang ditekuni secara profesional. Kedua, Anda sekadar menjadikan aktivitas trading ini sebagai sampingan sambil tetap melakukan tugas-tugas utama di dalam rumah.

Berikut 5 Persiapan Utama yang Harus Dilakukan Sebelum Menjadi Trader Rumahan

1. Hardware dan Sofware

Untuk melakukan aktivitas trading, tentu Anda memerlukan hardware (perangkat keras) dan software (perangkat lunak). Dua hal itu yang bakal menjadi senjata utama para trader untuk bertrading.

Yang tergolong hardware ini antara lain komputer (pc), laptop, atau smartphone. Setelah menyediakan perangkat tersebut, pastikan di dalamnya sudah terinstal software pendukung untuk bertrading.

Software platform trading forex ini biasanya bisa diunduh dan digunakan secara gratis. Anda bisa mendapatkan software itu melalui perusahaan-perusahaan broker forex yang akan menjadi perantara trader dengan pasar. Syaratnya, Anda harus mendaftar terlebih dahulu ke salah satu broker penyedia layanan trading forex. Lalu, unduhlah software trading yang mereka sediakan.

2. Akses Internet

Setelah hardware dan sofware tersedia, pastikan di rumah Anda terdapat akses internet. Tanpa internet, Anda mustahil melakukan aktivitas trading forex secara online.

Baca Juga  Stop Loss dan Take Profit

Akses internet bisa didapat dengan cara memasang jaringan wifi di rumah Anda. Hubungi penyedia layanan wifi untuk menginstalnya. Bisa juga Anda mendapatkan akses internet menggunakan mobile wifi (mifi) dengan berbagai paket internet dengan aneka pilihan kuota sesuai dengan provider yang dipilih.

Anda disarankan membeli paket internet unlimited agar bisa melakukan aktivitas trading dengan tenang. Tentu tidak lucu, ketika Anda sedang berpeluang mendapatkan keuntungan dengan jumlah besar harus terhenti proses tradingnya hanya karena akses internet terputus gara-gara kuotanya habis.

3. Ruang Kerja dan Alternatifnya

Ruang kerja penting juga bagi para trader rumahan. Suasana yang nyaman bakal mendukung aktivitas trading Anda sehari-hari.

Anda bisa menyulap salah satu ruangan di rumah menjadi ruang kerja dengan suasana senyaman mungkin. Mungkin Anda bisa mendisain interiornya, atau mengganti furniturnya sesuai dengan keinginan.

Siapkan pula tempat altrnatif di rumah untuk bertrading. Meski ruang kerja Anda disain senyaman mungkin, tetap tak menutup kemungkinan ada kalanya kebosanan melanda. Anda bisa refreshing, misal dengan bertrading di halaman belakang rumah dengan hamparan pemandangan hijau, atau di tepi kolam ikan yang mungkin dapat membangkitkan semangat.

Baca Juga  3 Teknik Dasar Trading Forex yang Wajib Diketahui Trader

4. Kuliner Pendukung

Kuliner pendukung ini tak kalah pentingnya bagi para trader rumahan. Sebab, melakukan aktivitas trading yang menguras otak diyakini mudah membuat orang lapar.

Sediakan makanan dan minuman secukupnya di dekat Anda, karena orang lapar akan kesulitan berpikir dan membuat keputusan yang strategis saat bertrading. Makanan dan minuman itu juga bisa berfungsi mengalihkan kebosanan Anda saat berada di depan komputer/laptop.

5. Asisten Ahli Trading

Asisten yang dimaksud di sini bukanlah sekadar asisten yang mendampingi Anda saat melakukan aktivitas trading. Asisten yang Anda pilih ini haruslah seorang ahli trading atau minimal punya pengetahuan dalam hal trading dan punya kemampuan menganalisis pasar forex.

Perlu dipahami, asisten di sini tak harus berwujud nyata, selalu duduk di sebelah Anda, dan mengutarakan saran-sarannya. Asisten ini bisa saja duduk di depan layar monitor di waktu yang sama, tapi berada nun jauh di belahan bumi yang lain. Keberadaan internet dan aneka perangkat lunak untuk berkomunikasi yang bakal mendekatkan dia dengan Anda sebagai trader.

IHSG masih lemas

Waduh IHSG Sudah Drop 3 Persen Lebih!

Saham ARB

Stimulus Tidak Berefek, Bursa Saham Australia Ambrol