in

Bertrading Forex pada Siang-Malam Hari di Rumah

Bertrading Forex pada Siang-Malam Hari di Rumah
Bertrading Forex pada Siang-Malam Hari di Rumah (C) SEPUTAR FOREX

Aktivitas trading forex bisa dilakukan kapan pun dan di mana pun. Namun, ada saja trader yang memutuskan untuk bertrading forex di rumah pada siang-malam hari.

Perdagangan forex bisa dibilang terbuka selama 24 jam non-stop tanpa waktu jeda. Waktu trading itu berlangsung selama lima hari dalam satu minggu, dari Senin hingga Jumat. Khusus hari Sabtu-Minggu, pasar forex libur.

Tak heran, jika para trader forex ‘tidak boleh tidur’ selama jam aktif perdagangan forex berlangsung. Bagi sebagian trader, bisa jadi jam buka pasar trading forex yang 24 jam ini menyenangkan. Sebab, mereka berpeluang melipatgandakan keuntungan kapan saja. Mereka yang senang kebanyakan merupakan full time trader, atau trader yang menjadikan aktivitas ini sebagai pekerjaan utama mereka sehari-hari.

Sementara, bagi mereka yang trading cuma untuk sambilan, tentu tak bisa 24 jam memantau pasar trading ini. Bisa jadi, keputusan bertrading forex di rumah pada pagi-sore hari dilatarbelakangi oleh waktu senggang yang dimiliki si trader. Mungkin saja, si trader hanya bisa melakukannya di waktu tersebut. Sementara itu, di waktu lainnya, si trader memiliki aktivitas lain yang memaksanya tidak bisa bertrading.

Bertrading Forex pada Siang-Malam Hari, Pasar Forex Mana yang Buka?

Para trader harus mengetahui jam buka pasar trading forex di dunia demi kesuksesan mereka dalam aktivitas trading setiap harinya. Terlebih, si trader memutuskan untuk bertrading hanya di siang-malam hari.

Baca Juga  3 Indikator Analisis Teknikal Forex Trading

Waktu trading forex di dunia dibagi menjadi empat sesi utama. Menariknya, setiap jam trading forex pada setiap sesi bisa dibilang selalu ramai. Sebab, aktivitas trading ini melibatkan banyak trader dari seluruh penjuru dunia, tak peduli perbedaan waktu di negara masing-masing.

Waktu Pasar Forex dibagi menjadi empat sesi utama. Mulai dari Sesi Australia (Sydney), Sesi Asia (Tokyo), Sesi Eropa (London), hingga Sesi Amerika (New York). Seperti diketahui, ada perbedaan waktu yang cukup panjang hingga 16 jam antara Australia dan Amerika Serikat. Perbedaan waktu inilah yang membuat pasar trading forex tidak mengenal kata tidur bagi para trader. Saat pasar forex di satu negara tutup, maka pasar di negara lain sedang buka, atau sebaliknya.

Ada tiga sesi pasar forex yang buka pada siang hingga sore hari waktu Indonesia. Ada Sesi Australia (Sydney) yang buka mulai pukul 5:00 WIB hingga tutup pada pukul 14:00 WIB, Sesi Asia (Tokyo) yang buka mulai pukul 7:00 WIB hingga tutup pukul 16:00 WIB, dan Sesi Eropa (London) yang buka mulai pukul 13:00 WIB hingga tutup pukul 22:00 WIB. Khusus untuk Anda yang bertrading di rumah pada siang hingga malam hari, disarankan memantau tiga pasar forex tersebut.

Pasar Trading Forex Sesi Australia (Sydney) dan Sesi Asia (Tokyo)

Para trader yang bertrading di siang-malam hari bisa mencoba memantengi pasar forex Sesi Australia (Sydney) dan Sesi Asia (Tokyo). Pasar trading forex Sesi Australia buka lebih dulu, pada pukul 5:00 WIB (atau 09:00 PM GMT), atau selisih dua jam lebih cepat dari Sesi Asia.

Baca Juga  Market Maker, Pengertian dan Statusnya

Pasar forex Sesi Australia (Sydney) juga tutup dua jam lebih cepat dari Sesi Asia (Tokyo), yang masih berlangsung hingga pukul 16:00 WIB (08:00 AM GMT). Jika waktu bertrading kira-kira pukul 12:00 WIB, maka Anda akan kebagian dua jam Sesi Australia dan empat jam Sesi Asia.

Anda bisa mempelajari Sesi Australia dan Sesi Asia yang sudah dijelaskan di artikel sebelumnya. Ada informasi mengenai situasi di Sesi Australia dan Sesi Asia, termasuk pilihan mata uang yang menarik untuk diperdagangkan di sesi-sesi tersebut.

Pasar Trading Forex Sesi Eropa (London)

Para trader yang bertrading di siang-malam hari juga bisa mencoba bertarung di pasar forex Sesi Eropa (London). Pasar trading forex Sesi Eropa buka pada pukul 13:00 WIB (atau 07:00 AM GMT). Sesi ini buka selama sembilan jam hingga tutup pada pukul 22:00 WIB (atau 03:00 PM GMT).

Perdagangan di pasar Eropa turut dipengaruhi oleh Sesi Australia (Sydney) dan Asia (Tokyo). Pusat-pusat transaksinya terletak di London (Inggris). Pasar trading forex sesi ini bisa dibilang buka tengah hari dalam Waktu Indonesia Barat (WIB), hingga malam hari. Karenanya, sesi ini cocok untuk para trader rumahan yang bertrading siang-malam hari.

Baca Juga  Pola Symmetric Triangle yang Harus Diketahui Trader

Ada fakta yang menyebutkan, London di Inggris sudah menjadi pusat keuangan dunia sejak era Revolusi Industri. Pasar Eropa memiliki porsi terbesar, yaitu sekitar 36% dari total perdagangan di pasar forex global dunia. London sendiri mendominasi perdagangan dengan prosentase mencapai 31%, sedangkan sisanya 5% digelar di Jerman.

Salah satu ciri-ciri karakter Pasar Eropa adalah saat Sesi London berlangsung ramai dengan perdagangan forex, likuiditas menjadi sangat tinggi dan spread menjadi lebih kecil. Kisaran (range) pergerakan harga menjadi sangat tinggi (volatile).

Tren yang sering terjadi dalam sesi ini akan terus berlanjut hingga awal Sesi Amerika (New York) dibuka. Saat siang hari waktu Eropa, volatilitas akan menurun seiring jam istirahat makan siang serta menunggu sesi Amerika dibuka. Dirilisnya beberapa berita penting di zona Euro sangat mempengaruhi pergerakan harga.

Ramainya pelaku trading ketika Sesi Eropa berlangsung membuat semua pasangan mata uang menjadi sangat menarik untuk diperdagangkan. Namun, pergerakan paling menguntungkan tentu pada major pair, yaitu EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, dan USD/CHF. Cross pair seperti EUR/JPY dan GBP/JPY juga cukup menarik untuk disimak, karena pergerakannya juga cukup besar.

Bursa saham Asia membaik

Bursa Saham Asia Membaik Hari Ini

harga kurs Rupiah

Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 24 Maret 2020